Polres Matim Sukses Vaksin 7.000 Warga, Usul Vaksin Baru 16.000 Orang | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Polres Matim Sukses Vaksin 7.000 Warga, Usul Vaksin Baru 16.000 Orang


VAKSINASI MASSAL. Kegiatan vaksinasi massal di aula Paroki Mano, Kecamatan Lamba Leda Selatan. (FOTO: Humas Polres Matim for TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Polres Matim Sukses Vaksin 7.000 Warga, Usul Vaksin Baru 16.000 Orang


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Timur (Matim) sukses memvaksinasi sebanyak 7.000 warga selama dua hari. Kegiatan penyuntikan vaksin Covid-19 massal dosis kedua hasil sinergi dengan TNI dan Dinas Kesehatan itu dilaksanakan di empat wilayah kecamatan.

“Bersyukur, sebanyak 700 vial vaksin berhasil disuntik ke-7.000 orang. Kegiatan vaksin Covid-19 dosis dua ini berlangsung selama dua hari, Sabtu (24/7) dan Minggu (25/7),” jelas Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto, SH, kepada Timex melalui sambungan HP, Senin (26/7) pagi.

AKBP Nugroho menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi tahap dua ini berlangsung di Borong, Kecamatan Borong. Khusus di Borong, digelar di Kapela Peot, aula Kantor Camat Borong, dan gereja Paroki Borong. Selain itu berlangsung di Sita, Kecamatan Rana Mese.

Juga berlangsung di Paroki Mano, Kecamatan Lamba Leda Selatan, dan di Gereja Paroki Benteng Jawa, Kecamatan Lamba Leda. Penerima vaksin Covid-19 jenis Sinovac ini adalah masyarakat umum yang sudah menerima vaksin tahap satu pada 27 Juni 2021 lalu.

“Saya sendiri turun memantau langsung kegiatan vaksinasi massal ini di sejumlah lokasi. Kegiatanya tetap dengan ketat mengikuti protokol kesehatan. Kita bersyukur, kegiatanya berlangsung aman dan sukses,” ungkap AKBP Nugroho.

Kata dia, vaksinasi tentu akan terus dimaksimalkan selama ketersediaan vaksin dari pusat terpenuhi. Pihaknya menargetkan dii Kabupaten Matim secepatnya terbentuk kekebalan kelompok atau herd immunity. Menurut AKBP Nugroho, pihaknya juga telah mengajukan sebanyak 1.600 vial vaksin untuk penyuntikkan kepada 16.000 orang.

BACA JUGA: Polres Matim Vaksinasi Massal 7.000 Orang, Kapolres Beber Tahapannya

BACA JUGA: Cakupan Vaksinasi di Matim Baru 4,2 Persen, Ani Agas: Kita Terus Berjuang

“Masih banyak masyarakat di Matim yang belum divaksin. Kita sudah ajukan usulan vaksin sebanyak 16.000 dosis. Nanti untuk suntik dosis satu dan dua. Soal lokasinya nanti, itu teknis pendekatan pelayanan dengan syarat bisa terjangkau jaringan internet. Karena disini untuk bisa entri data,” kata dia.

AKBP Nugroho meminta masyarakat untuk ikut serta menyukseskan program vaksinasi massal tersebut melalui partisipasi. Selain itu, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 masyarakat harus mengikuti imbauan pemerintah dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan.

“Mari dukung pemerintah dengan ikut vaksinasi Covid-19. Bagi masyarakat yang sudah divaksin, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Kita harus optimis, bila ingin sehat dan untuk masyarakat yang telah mengikuti vaksinasi, dijamin berjalan aman dan pastinya halal,” ujarnya.

Sesuai data Satgas Covid-19 Kabupaten Matim, capaian vaksinasi Covid-19 per 25 Juli 2021, untuk dosis satu mencapai 15.108 orang. Rinciannya tenaga kesehatan sebanyak 1.951 orang, pelayan publik sebanyak 6.776 orang, masyarakat umum sebanyak 5.678 orang, dan lansia 703 orang.

Sementara dosis dua telah mencapai sebanyak 6.137 orang. Dimana tenaga kesehatan sebanyak 1.468 orang, pelayan publik sebanyak 3.814 orang, masyarakat umum sebanyak 538 orang, dan lansia sebanyak 317 orang. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top