35 Paket Proyek Jalan Masuk Tahap Sanggah, Bupati Agas: Agustus Eksekusi Lapangan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

35 Paket Proyek Jalan Masuk Tahap Sanggah, Bupati Agas: Agustus Eksekusi Lapangan


Bupati Matim, Agas Andreas. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

35 Paket Proyek Jalan Masuk Tahap Sanggah, Bupati Agas: Agustus Eksekusi Lapangan


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Proses tender untuk puluhan paket proyek jalan tahun 2021 di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), telah selesai. Saat ini, 35 paket masih dalam tahap sanggah. Awal Agustus 2021, proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) mulai digarap.

“Ada 35 paket pekerjaan jalan dari DAU, sudah selesai dilelang. Sekrang masih tahap sanggah. Kalau sudah tanda tangan kontrak, bisa awal Agustus 2021 mulai digarap atau eksekusi lapangan,” ujar Bupati Matim, Agas Andreas, saat ditemui TIMEX di ruang kerjanya, Selasa (27/7) pagi.

Menurut dia, dari 35 paket jalan tersebut, sebanyak 33 paket berupa konstruksi lapisan pengerat (lapen), satu paket telfor dan crossway, dan satu paket lainnya konstruksi HRS atau homix. Selain 35 paket DAU, ada tiga paket lain yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) afirmasi, yakni paket HRS di ruas jalan Wae Bobo-Bondei-Nanga Rawa.

“Dua paket DAK reguler itu, pekerjaan HRS dalam Kota Borong dan ruas jalan Watu Cie-Deno, Kecamatan Lamba Leda Selatan. Sementara paket HRS bersumber dari DAU, intervensi di ruas jalan Kembur-Nceang, Kecamatan Borong. Total HRS tahun ini ada 4 paket dan pengerjaanya sudah berjalan,” jelas Bupati Agas.

Menurut dia, program pembangunan jalan tersebut menyebar di seluruh wilayah kecamatan. Jumlah paket yang ada terbilang menyusut karena ada pemotongan anggaran untuk dialihkan ke penanganan Covid-19. Selain jalan, ada juga program infrastruktur di bidang lainya.

Bupati Agas menyebutkan, program lainnya seperti irigasi, pembangunan puskesmas dan rumah sakit prototype. Pemkab Matim dalam tahun ini juga mengalokasikan anggaran untuk melanjutkan pembangunan panggung natas Lehong. Tahun lalu tidak lanjut dibangun karena anggaran yang ada dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Awalnya ada banyak paket proyek jalan tahun angaran 2021. Tapi karena adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, maka sebagian anggaran dipangkas. Sehingga ada pemotongan volume dan juga ada paket yang pending untuk dibangun,” katanya.

Bupati Agas berharap pandemi Covid-19 segera berlalu sehingga target pembangunan jalan di kabupaten bisa tuntas. Bupati juga mengingatkan, siapapun pelaksana atau rekanan yang menang dalam tender, harus mau bekerja dan berkomitmen mempertanggungjawabkan pekerjaannya, baik kepada pemerintah maupun masyarakat luas.

“Kita berdoa, agar pandemi ini segera berlalu sehingga program pembangunan di Matim, tidak terganggu dan bisa capai target. Tentu dampak terhadap ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat. Saya juga mengajak masyarakat, untuk selalu disiplin dengan protokol kesehatan,” pintanya. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Baca koran edisi : 19 Desembar 2021

Populer

To Top