Launching Bansos Beras PPKM, Bupati Agus: Covid-19 Varian Delta Sudah Ada di Belu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Launching Bansos Beras PPKM, Bupati Agus: Covid-19 Varian Delta Sudah Ada di Belu


BANSOS BERAS PPKM. Bupati Belu, Agustinus Taolin memberi sambutan saat launching pendistribusian bansos beras PPKM bagi masyarakat Kabupaten Belu bertempat di aula lantai 1 Kantor Bupati Belu, Selasa (27/7). Tampak Kadis Sosial Belu, Sabina Mau Taek (depan kiri), Kepala Perum Bulog Sub Drive Atambua, Naomi Uli (depan, kedua kanan), dan Kepala Kantor PT Pos Indonesia Atambua, Ricky Ramah (depan kanan). (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Launching Bansos Beras PPKM, Bupati Agus: Covid-19 Varian Delta Sudah Ada di Belu


17.237 KPM di Belu Terima Bansos Beras PPKM

ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Bupati Belu, Agustinus Taolin meluncurkan pendistribusian bantuan sosial (Bansos) beras untuk masyarakat kabupaten itu berkaitan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Acara launching yang dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Belu, Sabina Mau Taek, Kepala Perum Bulog Sub Divre Atambua, Naomi Uli, dan Kepala Kantor Pos Atambua, Ricky Ramahdan itu bertempat di aula lantai I Kantor Bupati Belu, Selasa (27/7).

Bupati Belu, Agustinus Taolin dalam sambutannya mengatakan bahwa penyaluran bansos beras dalam masa PPKM bertujuan membantu masyarakat. Hanya Bupati Agus menegaskan bahwa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) haruslah penduduk Kabupaten Belu, dan memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Penerima bantuan ini harus menerapkan protokol kesehatan, dan sudah menerima vaksinasi. “Jika tidak memenuhi ketentuan maka tidak diperkenankan untuk menerima bantuan lagi seperti ini,” tegasnya.

Bupati Agus juga menyebutkan bahwa angka penyebaran Covid-19 terus meningkat, khususnya jumlah orang yang terpapar di Kabupaten Belu. Untuk itu, Ia mengingatkan warganya agar tetap selalu waspada dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Bahkan Bupati Agus menyatakan bahwa jumlah warga yang terpapar Covid-19 di Belu meningkat mencapai dua kali lipat dari sebelumnya, dan varian Delta pun sudah ada di wilayah yang berbatasan darat dengan negara Timor Leste itu.

Bupati Agus menegaskan bahwa virus varian delta ini lebih cepat menyebar dan lebih cepat mematikan, karena itu hanya ada satu syarat untuk mengatasinya, yakni patuh menerapkan protokol kesehatan dengan tetap melakukan 5M dan 3T. “Petugas akan melakukan tes mengikuti di mana virus ini berada, dan kalau ada akan segera diisolasi,” katanya.

Sedangkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Belu, Sabina Mau Taek mengatakan pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung hingga saat ini membuat Pemerintah menetapkan PPKM dalam upaya memutus penyebaran Covid-19, dan diikuti dengan kebijakan pemberian bantuan beras PPKM.

Menurut Sabina, sasaran dari kebijakan Pemerintah ini adalah KPM Program Keluarga Harapan (PKH) dan KPM Bantuan Sosial Tunai (BST).

Dikatakan, untuk Kabupaten Belu, penerima bantuan beras PPKM sebanyak 17.237 KPM, dengan rincian program PKH sebanyak 10.601 KPM, dan penerima BST sebanyak 6.636 KPM. Jumlah ini tersebar diseluruh Kabupaten Belu pada 12 kecamatan, 69 desa, dan 12 kelurahan. Indeks bantuannya sebanyak 10 Kg per KPM.

Sabina menuturkan, untuk penyaluran bantuan ini, Pemkab Belu bekerjasama dengan Perum Bulog Sub Divre Atambua dan PT. Pos Giro Atambua. Teknisnya Perum Bulog Sub Drive Atambua menyediakan beras sebanyak 172.370 kg untuk seluruh KPM, sedangkan PT. Pos Indonesia Atambua menyalurkan ke seluruh titik yang ada di 12 kecamatan. Sementara pendamping PKH dan TKSK dari Dinas Sosial mendampingi petugas PT Pos Indonesia untuk penyaluran ke setiap KPM.

Diakhir kegiatan launching, Bupati Agus didampingi Kadis Sosial, Sabina Mau Taek, Kepala Perum Bulog Sub Drive Atambua, Naomi Uli, dan Kepala Kantor Pos Indonesia Atambua, Ricky Ramah menyerahkan bansos beras secara simbolis bagi para KPM. (mg33)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top