Polres Matim Bantu Warga yang Isoman di 3 Kelurahan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Polres Matim Bantu Warga yang Isoman di 3 Kelurahan


PEDULI. Sejumlah personil Polres Matim mendatangi rumah warga di Kelurahan Kota Ndora, dan serahkan sembako bagi mereka yang menjalani isoman di rumah, Kamis (29/7). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Polres Matim Bantu Warga yang Isoman di 3 Kelurahan


11 Anggota Polres Matim Terkonfirmasi Covid-19

BORONG, TIMEXKUPANG.com-Warga Kota Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah akibat terpapar Covid-19, mendapat bantuan paket sembako dari Polres Matim, Kamis (29/7).

Terpantau, personil polisi dibawah pimpinan Kabag Sumda, AKP Fidelis Doni mendatangi sejumlah rumah warga. Paket sembako itu tidak diserahkan langsung ke warga. Namun diletakan di teras rumah. Ada sebagian juga didroping ke kantor lurah. Selanjutnya, petugas kelurahan yang bagi ke warga.

Sasaran bantuan ini untuk warga Isoman di tiga kelurahan. Masing-masing, Kelurahan Kota Ndora sebanyak 15 rumah, Kelurahan Rana Loba sebanyak 15 rumah, dan Kelurahan Satar Peot sebanyak 35 rumah. Paket sembako itu berupa beras, mie instan, gula, minyak goreng, susu, dan daun teh.

Ada sekira belasan personil polisi yang terlibat dalam kegiatan itu, termasuk tiga orang polisi wanita (Polwan). Hadir juga Kasat Sabhara, Iptu Urbanus Umar, Kasat Bimas, George Christian, Kabsubag Hukum, Ipda Jefri Apmalo, KBO Satlantas Ipda Aris Ahmad, KBO Reskrim Yostan A. Lobang, lurah, dan juga babinsa.

“Kita ada siap 320 paket sembako. Fokus kita, warga di kelurahan yang sedang menjalani isolasi mandiri karena terkonfirmasi Covid-19,” ujar Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto, saat ditemui TIMEX di ruang kerjanya, Kamis (29/7).

Menurut Nugroho, untuk sementara kegiatan bagi sembako itu fokus di wilayah keluarahan, karena pemerintah kelurahan tidak ada anggaran seperti dana desa untuk bisa membantu warga yang terdampak Covid-19. Namun kata AKBP Nugroho, tidak menutup kemungkinan, bantuan itu nanti akan disalurkan ke warga di desa lainnya.

“Pemberian sembako ini merupakan wujud empati dari Polres Matim. Semoga bisa membantu selama dalam isolasi mandiri di rumah. Kami juga berharap kepada keluarga yang menjalankan isolasi mandiri, agar selalu semangat dan secepatnya sembuh,” kata AKBP Nugroho.

Dikatakan, pihaknya juga berencana memberi bantuan vitamin kepada sejumlah anggota Polres Matim yang saat ini juga tengah menjalani isolasi mandiri di rumah akibat terkonfirmasi Covid-19. AKBP Nugroho menyebut, ada 11 anggota Polres Matim yang terpapar Covid-19 hasil pemeriksaan rapid antigen. Termasuk salah satunya Wakapolres Matim, AKP Ahmad, SH.

“Kita rencana beri dukungan dengan vitamin untuk personil Polres Matim yang sedang menjalani isolasi mandiri. Ada 11 orang anggota kita yang positif Covid-19. Dimana ada 6 orang yang termonfirmasi positif setelah pulang dari Elar Selatan. Sementara 5 orangnya, positif setelah lakukan rapid di kantor,” katanya.

Mengantisipasi penyebaran di kantor, lanjut AKBP Nugroho, pihaknya selalu melakukan rapid antigen. Apalagi polisi selalu turun ke masyarakat. Juga banyak masyarakat yang datang ke kantor Polres. Apalagi saat ini penyebaran Covid-19 di Kota Borong terbilang cukup tinggi. Bahkan para tahanan, juga dilakukan rapid.

“Selain bagi sembako, kami dari Polres Matim juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu mencegah penyebaran Covid-19. Imbauan itu tentang disiplin protokol kesehatan. Paling penting juga tetap jaga imunitas tubuh,” sarannya. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Baca koran edisi : 19 Desembar 2021

Populer

To Top