Empat Hari Penerapan PPKM Level IV, Satgas Temukan Banyak Warga Tak Patuh Prokes | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Empat Hari Penerapan PPKM Level IV, Satgas Temukan Banyak Warga Tak Patuh Prokes


SANKSI TERUKUR. Tim Patroli PPKM Kota Kupang memberi sanksi terukur berupa push up kepada dua pemuda yang kedapatan tak patuh prokes saat operasi Jumat (30/7) malam. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Empat Hari Penerapan PPKM Level IV, Satgas Temukan Banyak Warga Tak Patuh Prokes


Tim Patroli Bubarkan Belasan Kegiatan Pesta

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Memasuki hari keempat Pemberlakuan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di Kota Kupang, Satgas Covid-19 bersama Tim Patroli Gabungan TNI/Polri dan Sat Pol PP, masih menemukan banyak warga yang tidak patuh protokol kesehatan (prokes).

Tim Satgas menemukan belasan titik kegiatan pesta yang digelar masyarakat. Diantaranya, pesta nikah, syukuran, arisan, kaum muda yang berkumpul untuk karaoke, dan kegaiatan lainnya. Tak cuma itu, kemarin (30/7), tim patroli juga menemukan sejumlah tempat makan yang melanggar prokes.

Ikut dalam tim yang melakukan patroli ini, yakni Kepala Pelaksana BPBD Kota Kupang, Maxi Jemmi Didok, Kepala Dinas PMPTSP, Franki Amalo, dan Kasat Sabhara Polres Kupang Kota, Iptu David Neto.

Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Kupang, Alan Yoga Girsang, mengatakan, patroli malam, yang dilakukan dalam rangka penerapan PPKM Level IV di Kota Kupang, memang masih ditemukan adanya pelaku usaha, khususnya penjual makanan yang menerima makan di tempat diluar waktu yang ditentukan.

BACA JUGA: Pemkot Mulai Terapkan PPKM Level IV, Ini Ketentuan yang Harus Diperhatikan Warga

Alan menjelaskan, patroli rutin PPKM Level IV, pada Jumat (30/7), merubah rute patroli, yang tadinya menyusuri jalan-jalan protokol Kota Kupang. “Diputuskan untuk mengambil rute masuk ke gang-gang, menyusuri daerah-daerah pinggiran kota, dan jalan-jalan di lingkungan perumahan,” jelasnya.

Perubahan rute itu membuahkan hasil, dimana tim gabungan menemukan masih ada kerumunan yang diciptakan masyarakat dengan menggelar pesta. Karena itu, kata Alan, tim yang menemukan hajatan yang tidak terdeteksi tim satgas kelurahan itu langsung dibubarkan.

Pada Jumat (30/7) malam, tim patroli menyusuri wilayah Kecamatan Alak, seperti di Kelurahan Manutapen. Tim menuju wilayah ini karena berdasarkan informasi petugas yang berjaga di titik batas Kelurahan Belo, ditemukan pelintas yang positif asal Kelurahan Manutapen. “Kita lakukan ini untuk mengantisipasi adanya potensi penyebaran yang disebabkan kerumunan dan pesta atau syukuran,” kata Alan.

“Kita lihat bahwa masyarakat sudah mengetahui bahwa tim patroli selalu melakukan operasi di jalan-jalan utama, sehingga mereka banyak yang berkumpul di gang-gang. Mereka memilih tempat di dalam gang, jadi kami patroli juga masuk ke gang-gang agar mengantisipasi kegiatan yang mengumpulkan banyak orang,” ungkapnya. (mg25)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Baca koran edisi : 19 Desembar 2021

Populer

To Top