Lurah TDM Ungkap 90 Warganya Terkonfirmasi Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Lurah TDM Ungkap 90 Warganya Terkonfirmasi Covid-19


DI RUMAH DUKA. Lurah TDM, Imanuel Eliaser saat melayat di rumah duka alm. Siprianus Tala, sempat mengimbau warganya untuk selalu taat prokes dan tidak memakamkan jenazah di pekarangan rumah tinggal. (FOTO: BORGIAS KOLLO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Lurah TDM Ungkap 90 Warganya Terkonfirmasi Covid-19


Melayat ke Rumah Duka, Lurah TDM Sosialisi Perda Pemakaman Jenazah

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Lurah Tuak Daun Merah (TDM) Kecamatan Oebobo Kota Kupang, Imanuel Eliaser mengakui saat ini 90 warganya dinyatakan terkonfirmasi Covid 19. “Saya perlu sampaikan kepada bapak-mama, saudara-saudari sekalian, bahwa data yang saya pegang sampai saat ini ada 90 warga Kelurahan TDM yang positif Covid 19,” ungkap Lurah TDM saat melayat ke rumah duka meninggalnya Siprianus Tala di TDM, Jumat (30/7) malam.

Imanuel mengataan, saat ini kasus Covid 19 di Kota Kupang terus meningkat. Karena itu, di Kota Kupang saat ini diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV. “Karena itu, saya minta bapak/ibu, saudara-saudari sekalian untuk menaati protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak, dan selalu cuci tangan. Ini yang dimaksud dengan protokol kesehatan,” jelas Imanuel.

Lurah Imanuel juga meminta warganya untuk menaati Instruksi Walikota Kupang Nomor 48 tahun 2021 tentang PPKM Level 4. Karena itu Imanuel meminta keluarga yang berduka agar tidak menunda-nunda proses pemakaman jenazah. “Kami minta jenazah dimakamkan paling lambat besok (Hari ini, Red). Ini perintah, instruksi. Jadi saya besok keluarga segera memakamkan jenazah, kalau ada urusan keluarga tunda dulu, kita dahulukan pemakaman,” tandasnya.

Tidak hanya itu, Imanuel juga menjelaskan bahwa sesuai Perda Nomor 11 tahun 2016 tentang pemakaman umum dan perabuan, warga dilarang memakam jenazah di sekitar rumah tinggal karena Pemkot Kupang sudah menyiapkan lokasi pemakaman umum bagi warganya.

“Jadi sesuai aturan, semua warga masyarakat yang meninggal seharusnya dimakamkan di lahan yang sudah disediakan pemerintah. Tidak mengurangi keputusan keluarga untuk memakamkan jenazah di sekitar rumah ini, tapi sebagai lurah saya punya kewajiban untuk menyampaikan agar masyarakat tahu bahwa aturan melarang kita untuk memakamkan jenazah di pekarangan rumah,” tandasnya. (ogi)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Baca koran edisi : 19 Desembar 2021

Populer

To Top