Forkoma PMKRI NTT jadi Pelopor Taat Prokes | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Forkoma PMKRI NTT jadi Pelopor Taat Prokes


KONFERCAB. Ketua Umum DPD Forkoma NTT Aloysius Min memberikan sambutan dalam forum Konfercab Forkoma PMKRI Kota Kupang, Sabtu (31/7). (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

Forkoma PMKRI NTT jadi Pelopor Taat Prokes


Yuven Tukung Pimpin Forkoma PMKRI Kota Kupang

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Perang terhadap Covid-19 harus menjadi komitmen semua eleman masyarakat. Karena pandemi Covid-19 yang sedang melanda secara global saat ini hanya bisa dilawan jika semua elemen masyarakat memiliki semangat yang sama. Karena itu, Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (Forkoma PMKRI) NTT harus menjadi pelopor penerapan protokol kesehatan (Prokes) 5M.

Hal ini dikatakan Ketua Umum Forkoma PMKRI NTT, Aloysius Min saat membuka Konferensi Cabang Forkoma Kota Kupang, di aula Hotel Romyta, Sabtu (31/7). Forum itu dilakukan secata hybrit, peserta yang hadir langsung menaati prokes 5M secara ketat. Sementara sebagian besar peserta mengikuti secara virtual.

“Kegiatan Konfercab PMKRI Kota Kupang hari ini (31/7) dilaksanakan karena sudah menerapkan Prokes yang ketat. Peserta dibatasi, semua wajib masker dan waktunya pun terbatas. Di tempat ini saya minta semua anggota Forkoma NTT harus menjadi pelopor ketaatan terhadap prokes 5M pencegahan Covid-19,” tegas Alo -demikian sapaan Aloysius Min– seraya menjelaskan prokes 5M tersebut, yakni wajib memakai masker yang memenuhi syarat jika keluar rumah, sering mencuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumuman dan membatasi mobilitas.

“Saya minta kepda anggota Forkoma untuk kurangi mobilitas, terutama dalam masa PPKM Level 4 ini jika tidak ada hal yang benar-benar urgen,” ajak Alo yang baru dikukuhkan sebagai Ketua DPD Forkoma PMKRI NTT itu.

Menurutnya, hanya ketaatan terhadap prokes 5M dari masing-masing orang yang bisa mencegah dan membatasi laju penyebaran Covid-19. Termasuk di NTT, menurut Alo sebagai daerah terbuka akses antarwilayah sangat berpotensi terjadinya penularan Covid-19. Sehingga dirinya menegaskan, anggota Forkoma NTT harus menjadi teladan ketaatan prokes 5M.

Khusus Forkoma Kota Kupang yang baru terbentuk Sabtu kemarin, secara khusus Alo meminta untuk terlibat aktif dan konkret dalam upaya membantu pemerintah dan Satgas Covid-19 Kota Kupang menyukseskan PPKM Level 4.

BACA JUGA: FORKOMA Rumah Bersama Semua Alumni PMKRI

“PPKM Level 4 yang dilaksanakan di Kota Kupang saat ini karena terjadi peningkatan kasus yang tinggi. Yang ditandai rasio BOR yang makin naik. Forkoma PMKRI Kota Kupang saya minta melakukan hal-hal konkret untuk membantu pemerintah dan Satgas mengatasi pandemi Covid-19 di Kota Kupang,” tegas Alo.

Alo kembali menegaskan bahwa Forkoma PMKRI NTT adalah rumah bersama tempat berkumpulnya semua alumni PMKRI yang berdomisili di NTT. “Tempat berhimpun semua anggota untuk merajut nilai-nilai untuk kepentingan banyak orang. Maka, mari kita masuk dalam rumah bersama ini,” ajak Alo.

Alo juga mengingatkan kembali pesan Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang saat pembukaan Musda Forkoma PMKRI NTT. “Kita semua harus masuk dalam kapal yang sama. Tidak boleh ada yang di luar kapal. Lalu kapal yang bernama Forkoma ini akan bertolak lebih ke dalam. Duc in altum,” ujarnya.

Sementara itu, kepada ketua dan pengurus Forkoma PMKRI Kota Kupang, mantan Ketua PMKRI Cabang Kupang itu meminta untuk ditata dengan baik dalam bingkai tiga benang merah. Yakni kritianitas, intelektualitas dan fraternitas. “Jikalau ada hal-hal yang harus diselesaikan bersama, maka harus diselesaikan dalam bingkai tiga benang merah,” pesan Alo.

Konfercab Forkoma PMKRI Kota Kupang Sabtu kemarin memilih dan menetapkan Yuvan Tukung sebagai Ketua, Marfin Foni sebagai Wakil Ketua, dan Saturminus Jawa sebagai Sekretaris.

Yuven Tukung yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang berjanji akan mengemban kepercayaan yang diberikan dengan sebaik-baiknya. “Saya akan menghimpun semua kader Forkoma di Kota Kupang dengan baik. Dan menata organisasi ini agar menjadi terang dan gambar seperti pesan Kaka Ketua Umum DPD Forkoma NTT,” kata Yuven. (ito)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top