Gelar KRYD di Pelabuhan Atapupu, Polres Belu Amankan Ribuan Liter Miras dari Kisar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Gelar KRYD di Pelabuhan Atapupu, Polres Belu Amankan Ribuan Liter Miras dari Kisar


Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh didampingi sejumlah pejabat utama memberi keterangan pers di loby Mapolres Belu, Senin (2/8/). (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Gelar KRYD di Pelabuhan Atapupu, Polres Belu Amankan Ribuan Liter Miras dari Kisar


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Jajaran Polres Belu mengamankan ribuan liter minuman keras (Miras) asal Pulau Kisar, Provinsi Maluku.

Miras itu berhasil disita aparat Satuan Resnarkoba Polres Belu dalam kegiatan operasi rutin yang ditingkatkan (KRYD) yang digelar di Pelabuhan Teluk Gurita, Atapupu.

Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh dalam konfrensi pers di lobi Mapolres Belu, Senin (2/8/) menjelaskan, dari hasil pengembangan lapangan, ribuan liter miras tradisional ini dibawa dari Pulau Kisar Wonreli, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku.

Dikatakan, saat melakukan penggeledahan kapal, aparat Sat Resnarkoba menemukan ribuan liter miras jenis sopi, yang disimpan di dalam ruang gudang kapal bagian kiri dan kanan.

“Pengungkapan miras ini berawal dari operasi KRYD yang memang selama ini kita galakkan dalam mencegah dan memberantas penyakit masyarakat. Kita terlebih dahulu mengumpulkan informasi di lapangan, kemudian kita bergerak ke pelabuhan Teluk Gurita,” tandas Khairul.

Ia merincikan, operasi target narkoba dan miras dilakukan pada Jumat (30/7) sekitar pukul 01.30 wita dini hari. Jumlah miras yang disita sebanyak 1.295 liter, yang dikemas dalam 259 jeriken berbagai ukuran. Jeriken-jerikan berisi miras itu kemudian dimasukkan dalam karung putih.

“Saat anggota berangkat dan tiba di kapal, anggota kita langsung menyisir kapal dan menemukan miras. Setelah amankan, saat itu juga kita langsung angkut barang bukti ke gudang Polres Belu,” ujar mantan Kapolres Sumba Barat ini.

Khairul menjelaskan, barang haram itu terpaksa disita karena selalu menjadi salah satu penyebab tindak kriminal. Maka pihaknya selama ini terus berupaya untuk memusnahkan peredaran miras di wilayah hukum Polres Belu.

Ia juga mengintruksikan bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran barang haram tersebut.

“Hampir setiap tindak pidana atau lakalantas terjadi dan pemicunya miras. Sehingga berulang kali saya meminta anggota untuk mengambil tindakan tegas bilamana masyarakat masih memproduksi dan menjual miras khususnya miras tradisional,” tegas Khairul.

Khairul melanjutkan, upaya dan langkah yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir, semoga dapat membuat efek jera bagi para penjual minuman keras.

Selain penyitaan miras, Polres Belu ditempat yang sama juga menggelar keterangan pers penyerahan secara sukarela satu pucuk senjata api oleh warga Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu.

Kegiatan ini dihadiri Kasat Resnarkoba, Iptu Hadi Syamsul Bahri, Kasi Propam, Ipda Mahrim, anggota Resnarkoba, anggota Intelkam, anggota Humas dan para jurnalis di Belu. (mg33)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top