Perpanjang PPKM Level IV Hingga 11 Agustus, Wawali: Masyarakat Belum Taat Prokes | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Perpanjang PPKM Level IV Hingga 11 Agustus, Wawali: Masyarakat Belum Taat Prokes


Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Perpanjang PPKM Level IV Hingga 11 Agustus, Wawali: Masyarakat Belum Taat Prokes


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengambil keputusan memperpanjang masa Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV, terhitung 4 Agustus hingga 11 Agustus 2021 mendatang.

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man saat diwawancarai di Balai Kota Kupang, Selasa (3/8), menyebutkan sejumlah alasan Pemkot memperpanjang masa PPKM Level IV. Salah satu pertimbangannya adalah masih tingginya jumlah kasus Covid-19 di Kota Kupang. Selain itu, ketersediaan Bed Occupancy Rate (BOR) atau ketersediaan tempat tidur di rumah sakit juga sudah mencapai 80 bahkan 90 persen.

Herman Man menyebutkan, jika diukur selama masa PPKM Level IV yang sudah berjalan satu minggu, dapat disimpulkan bahwa 60 sampai 70 persen masyarakat belum taat atau secara sadar mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Tentunya hal ini membuat pemerintah harus lebih tegas dengan sanksi-sanksi dan denda yang harus dijadikan sebagai efek jera atau pembelajaran bagi masyarakat.

“Kami sudah sosialisasi hampir satu tahun lebih, dan masih banyak masyarakat yang tidak patuh dengan prokes ini kan sangat keterlaluan. Kita sangat ketat untuk menjaga masyarakat agar tetap sehat, agar kondisi ini bisa dikendalikan, agar jangan ada lagi korban, tetapi masih ditemukan banyak yang tidak sadar,” ungkapnya.

Herman Man mengaku, pada Senin (2/8), tercatat ada 11 pasien Covid-19 yang meninggal. Sehingga Pemkot Kupang akan memperketat penjagaan di pintu-pintu masuk Kota Kupang. “Kami akan tegas, ketika masuk ke Kota Kupang, baik melalui jalur udara, laut maupun darat, wajib menunjukan hasil tes PCR atau antigen 1 x 24 jam,” tegasnya.

Bagi pelaku usaha kecil menengah atau UKM, kata Herman, akan ditertibkan agar lebih taat prokes. Karena memang salah satu sumber penularan virus terjadi saat transaksi ekonomi. “Uang menjadi salah satu sumber penularan juga,” sebutnya.

Sementara itu, berdasarkan yang diperoleh dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Kupang, hingga Senin (2/8), total kasus korona sebanyak 11.358 orang. Naik sebanyak 74 orang dari hari sebelumnya.

Dari jumlah itu, yang masih dirawat sebanyak 2.626 orang atau berkurang sebanyak 5 orang. Sembuh sebanyak 8.475 orang atau naik sebanyak 75 orang. Sementara pasien Covid-19 yang meninggal sebanyak 309 orang. (mg25)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top