194 Pelamar CPNS Ngada Tak Lolos Seleksi Administrasi, 4 Formasi Sepi Peminat | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

194 Pelamar CPNS Ngada Tak Lolos Seleksi Administrasi, 4 Formasi Sepi Peminat


Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Ngada, Nikolaus Nono Mawo. (FOTO: SAVER BHULA/TIMEX)

PEMERINTAHAN

194 Pelamar CPNS Ngada Tak Lolos Seleksi Administrasi, 4 Formasi Sepi Peminat


Kosong 37 Formasi, Termasuk 8 untuk Penyandang Disabilitas

BAJAWA, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngada telah mengumumkan hasil seleksi administrasi Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang mengajukan lamaran.

Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Ngada, Nikolaus Nono Mawo yang ditemui TIMEX di ruang kerjanya, Kamis (5/8) mengatakan, hingga penutupan pendaftaran, CPNS yang mendaftar untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) dan PPPK di Ngada sebanyak 2.471 orang.

Dari jumlah itu, kata Nikolaus, yang memenuhi syarat atau lolos seleksi adminitrasi sebanyak 2.277 pelamar. Dengan demikian ada 194 pelamar yang dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi atau tidak memenuhi syarat.

Walau demikian, lanjut Nikolaus, bagi pelamar yang tidak lolos seleksi adminitrasi masih punya peluang melalui kesempatan pada masa sanggah yang berakhir pada 8 Agustus.

Nikolaus berharap, bagi pelamar yang tidak memenuhi syarat atau tidak lolos seleksi adminitrasi yang merasa tidak puas dengan hasil seleksi, bisa melakukan sanggahan. “Kami panitia memberikan ruang dan waktu untuk menyanggah. Silakan dimanfaatkan waktunya sampai tanggal 08 Agustus untuk menyampaikan sanggahan,” ungkapnya.

Menurut Nikolau, total pelamar yang akan mengikuti tahapan berikut bisa saja bertambah setelah masa sanggah berakhir. “Kita umumkan lagi pelamar yang siap mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD),” ucapnya.

Nikolaus menyebutkan, dari ribuan pelamar itu, ternyata ada beberapa formasi yang tidak ada atau sepi peminatnya. Misalnya formasi untuk penyandang disabilitas yang jumlah koutanya delapan, tidak ada yang mendaftar.

Selain itu dokter gigi sebanyak 14 formasi yang dibutuhkan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bajawa dan untuk 13 untuk Puskesmas. Dokter spesialis misalnya ada 9 formasi, yang mendaftar hanya 1 pelamar. “Jadi 8 formasi yang tidak ada pelamarnya,” kata Nikolaus.

Berikutnya, tambah Nikolaus adalah formasi untuk Penyuluh Pertanian sebanyak 15 kuota juga tidak ada pelamarnya.

Bagi pelamar yang sudah dinyatakan lolos seleksi adminitrasi atau memenuhi syarat, Nikolaus berharap agar bisa mempersiapkan diri untuk mengikuti SKD. (*)

Penulis: Saver Bhula

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top