Pesan MUI untuk Umat di Tengah Pandemi, Aba Makarim: Jangan Percaya Hoax, Patuhi Prokes | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pesan MUI untuk Umat di Tengah Pandemi, Aba Makarim: Jangan Percaya Hoax, Patuhi Prokes


Ketua MUI NTT, H. Abdul Kadir Makarim. (FOTO: Imran Liarian/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pesan MUI untuk Umat di Tengah Pandemi, Aba Makarim: Jangan Percaya Hoax, Patuhi Prokes


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Seiring melonjaknya angka penularan Covid-19 di Indonesia, khususnya di NTT, apalagi dengan adanya varian delta, semakin memperparah keadaan. Bahkan beredarnya berbagai informasi mengenai efek dari penularan varian ini menimbulkan perasaan takut, kuatir, dan cemas sehingga timbul pertanyaan kapan pandemi Covid-19 akan berakhir.

Dalam menghadapi kondisi ini, peran tokoh agama sangat urgen untuk ikut menenangkan umat dengan meneruskan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi NTT, H. Abdul Kadir Makarim menyadari betul peran penting tokoh agama dalam masa pendemi ini.

Sebagai tokoh yang kini menahkodai MUI NTT, sosok religius yang akrab disapa Aba Makarim ini mengajak seluruh lapisan masyarakat atau umat lintas agama se NTT, khususnya umat Islam agar jangan percaya dengan informasi-informasi tak benar atau berita hoax sehingga mengambil kesimpulan sendiri tentang pandemi Covid-19 dan penanganannya.

Sebagai umat yang bertanggung-jawab, kata Aba Makarim, umat Islam harus menjadi orang yang iku ambil bagian dalam menyeleksi setiap informasi yang diragukan kebenarannya. Jadilah umat yang selalu memberi teladan dalam menerapkan atau mematuhi protokol kesehatan (Prokes) secara ketat dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya dengan rajin menerapkan pola 5M, yakni Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, Memakai masker, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas.

Selain itu, mendukung upaya Satgas untuk pelaksanaan 3T (Tracing, Tracking, Treatment). “Khusus umat Islam agar meminimalisasi pelaksanaan Salat berjamaah dan terapkan prokes secara ketat,” tandas Aba Makari kepada TIMEX, Kamis (5/8).

Aba Makarim mengaku bahwa dengan mengacu pada Instruksi Mendagri Nomor 25 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level I hingga IV, serta optimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa/kelurahan, dirinya yakni penyebaran Covid-19 ini bisa dikendalikan.

“Ayo dukung program pemerintah dalam upaya percepatan penanggulangan pandemi Covid-19 dengan mendatangi lokasi atau tempat yang tersedia secara tertib untuk melaksanakan vaksinasi massal,” ajak Aba Makarim.

Ketua MUI NTT juga berpesan terus menjalin persatuan dan kesatuan bangsa dengan tetap menjaga kerukunan antar umat beragama demi terwujudnya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif selama pandemi Covid-19. “Semoga wabah Covid-19 segera berlalu,” harapnya. (mg22)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top