Data Covid-19 NTT Amburadul, Terkait Kasus Harian 3.598 Orang, Ini Penjelasan Sekda | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Data Covid-19 NTT Amburadul, Terkait Kasus Harian 3.598 Orang, Ini Penjelasan Sekda


Sekda NTT, Benediktus Polo Maing menyatakan bahwa data kasus harian Covid-19 yang angkanya mencapai 3.598 itu tidaklah benar. Data tersebut merupakan akumulasi kasus yang belum ter-input sejak Mei hingga Agustus 2021. (FOTO: DOK. TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Data Covid-19 NTT Amburadul, Terkait Kasus Harian 3.598 Orang, Ini Penjelasan Sekda


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Sistem pendataan kasus Covid-19 di Provinsi NTT ternyata tidak dikelola dengan baik bahkan terkesan amburadul. Hal itu terungkap ketika ramai muncul berita berdasarkan keterangan Satgas Covid-19 Pusat bahwa kasus harian di NTT pada Jumat (6/8) sebanyak 3.598 kasus baru.

Setelah ditelusuri, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing menyatakan bahwa data kasus harian yang jumlahnya sampai 3.598 itu tidaklah benar. “Itu sebenarnya bukan kasus yang terjadi dalam sehari, yakni pada Jumat (6/8). Jumlah itu merupakan akumulasi dari bulan-bulan sebelumnya yang belum di-input. Sehingga akumulasinya sebanyak itu,” jelas Ben Polo Maing kepada TIMEX melalui sambungan telepon seluler, Jumat (6/8) malam.

Mantan Kadis Kehutanan NTT ini mencontohkan, Kabupaten Manggarai Barat kasus harian sebenarnya pada Jumat (6/8) kemarin itu hanya 9 orang. Namun, terdata kemarin sebanyak 846 kasus. Padahal angka ini merupakan data yang di-input mulai Mei sampai Agustus 2021.

“Rincian data untuk Manggarai Barat misalnya bulan Mei terdata 5 orang, Juni 1 orang, Juli 654 orang. Sedangkan Agustus sebanyak 181 orang. Sehingga total data kasus harian yang di-input sebanyak 846 kasus,” jelas Ben Polo Maing seranya menambahkan bahwa hal yang sama terjadi juga di daerah lainnya di NTT.

Karena itu, Ben Polo Maing mengaku dirinya sudah menugaskan Kadis Kesehatan NTT untuk segera memperbaiki data Covid-19 NTT sehingga data yang masuk benar-benar data riil. “Ada kelalain input data pada bulan-bulan sebelumnya. Saya sudah perintahkan Kadis Kesehatan untuk benahi,” tandas Ben Polo Maing. (ito)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top