Komisaris, BI dan OJK Apresiasi Kinerja Bank NTT | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Komisaris, BI dan OJK Apresiasi Kinerja Bank NTT


Komisaris Utama Bank NTT, Juvenile Jodjana (kanan) dan direksi saat jumpa pers di lantai V Kantor Pusat Bank NTT, Senin (23/8). (FOTO: ISTIMEWA)

BISNIS

Komisaris, BI dan OJK Apresiasi Kinerja Bank NTT


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Apresiasi berdatangan atas pengakuan terhadap kinerja Bank NTT yang oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ditetapkan sebagai Bank Sehat.

Apresiasi datang dari Komisaris Utama Bank NTT, Juvenile Jodjana. “Puji Tuhan berdasarkan exit meeting dengan OJK pada 18 Agustus, atas perjuangan karyawan, karyawati Bank NTT, dan seluruh manajemen, kita berhasil capai TKB 2 yang kita canangkan. Kita bangga karena kita jadi sejajar dengan bank-bank sehat lainnya seperti bank-bank Himbara, Bank BCA, dan sebagainya. BPD masih dihitung dengan jari. Bank sehat ini adalah langkah pertama kita, dari target menjadi bank devisa. Semoga di akhir 2022 ini kita sudah Bank Devisa,” tegas Juvenile di sela-sela konferensi pers, Senin (23/8).

Juvenile menyatakan bahwa jika selama ini terdengar kredit bermasalah, ke depan, ditakutkan operasionalnya yang macet karena tuntutan sistem sehingga menurutnya, manajemen Bank NTT sementara mempersiapkan sistem itu.

“Puji Tuhan direksi sudah membuat roadmap dan Agustus 2022 kita sudah membuat apply ke OJK. Nah untuk itu, kita siapkan sistemnya, benahi SDM secara baik. Tentu kita butuh tenaga yang ahli, dan kita terbuka untuk umum. Sambil SDM-SDM kita magangkan di bank-bank besar, sebagai transisi untuk belajar di sisi treasuri, dan lainnya. Kita mengambil orang dari luar yang mengerti export dan import, karena kita belum ada SDM itu. Namun kita pun siapkan SDM kita. Magang,” tambahnya.

Apresiasi atas capaian Bank NTT itu disampaikan Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja. “Pertama, tentu ini kabar gembira bagi kita semua bahwa Bank NTT sudah menjadi bank sehat dan bisa lebih ekspansif lagi. Harapan kita tentu ini harus dijaga dan di-improve lebih bagus lagi sehingga Bank NTT menjadi BPD kelas atas dan bukan di menengah atau bawah,” tegasnya. “Yang kedua, kita semua perlu menjaga pertumbuhan ekonomi sesuai peranannya sebagai BPD, adalah agen of development,” sambungnya.

Caranya, bagaimana menyalurkan kredit-kredit di sektor produktif. Karena itu siapkan SDM, infrastruktur dan skim-skim kredit untuk mendorong sektor-sektor produktif. “Ketiga, kami mendorong Bank NTT tidak saja bergerak di kredit, melainkan mendorong digitalisasi bidang ekonomi dan keuangan. Ini yang sangat penting,” tegasnya.

BACA JUGA: Penilaian OJK, Bank NTT Jadi Bank Sehat

Sementara itu, Kepala OJK NTT, Robert Sianipar yang hadir dalam konferensi pers kemarin, selain memberi apresiasi juga berharap agar Bank NTT memperbaiki beberapa hal penting demi upaya memenuhi target menjadi Bank Devisa ke depannya.

“Kami tentunya masih ada PR yang harus diperbaiki, yakni penerapan tata kelola yang baik, good corporate government. Selain itu penerapan manajemen risiko. Ini penting untuk dipertahankan ke depan. Targetnya kan bank devisa, sehingga ini perlu dipertahankan 18 bulan supaya dia memenui syarat,” harap Robert.

“Selain itu tentunya saya pikir perlu ada kajian komprehensif karena bagi saya tidak hanya sekadar mengejar status sebagai sebuah bank devisa, tetapi potensinya apa? SDMnya bagaimana? Organisasinya bagaimana? Infrastrukturnya bagaimana? Sehingga ketika tiba waktunya, tidak melahirkan risiko-risiko baru,” tandas Robert.

Sebagaimana diberitakan sebelum, kerja keras, dedikasi, dan semangat yang dilakukan Bank NTT kurang lebih delapan bulan terakhir membuahkan hasil menggembirakan. Dalam Prudential Meeting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank NTT yang berlangsung secara virtual pada Rabu (18/8) lalu, OJK memaparkan penilaian Risk Based Rating Bank (RBBR) Bank NTT untuk penilaian Semester I-2021, dimana Bank NTT dinyatakan sebagai bank sehat.

Atas capaian ini, Bank NTT mengakhiri masa yang panjang sebagai bank yang cukup sehat menjadi bank yang sehat. Penilaian sebagai bank yang sehat merupakan kado terindah dalam HUT ke-59 Bank NTT dan kado HUT ke-76 Kemerdekaan RI. (*/aln)

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top