Jelang PTM, Kepala SMKN I Kefamenanu Minta Satgas Covid-19 Vaksinasi Siswanya | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Jelang PTM, Kepala SMKN I Kefamenanu Minta Satgas Covid-19 Vaksinasi Siswanya


Kepala SMKN 1 Kefamenanu, Yohana Kapitan. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PENDIDIKAN

Jelang PTM, Kepala SMKN I Kefamenanu Minta Satgas Covid-19 Vaksinasi Siswanya


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kepala SMKN I Kefamenanu, Yohana G. Kapitan meminta kepada Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) untuk memberikan vaksin Covid-19 kepada siswanya sebelum pelaksanaan kegiatan sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka (PTM).

Sesuai rencana pemerintah memberikan vaksin Covid-19 kepada siswa-siswi kategori usia 12 – 17 tahun, maka diharapkan dapat menjangkau siswa-siswi di seluruh pelosok Indonesia, termasuk di SMKN I Kefamenanu.

“Sebelum sekolah tatap muka, saya minta Tim Gugus Tugas untuk memberikan vaksin terlebih dahulu sehingga dapat mencegah terjadinya penyebaran Covid-19,” pinta Yohana saat diwawancara TIMEX, Selasa (31/8).

Yohana menambahkan, SMKN 1 Kefamenanu sangat merindukan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Pasalnya, hingga kini seluruh siswa  SMKN I Kefamenanu belum menjalani vaksinasi khusus siswa-siswi dengan kategori usia 12 – 17 tahun seperti yang ditentukan Pemerintah.

Menurut Yohana, vaksinasi terhadap siswa-siswi sangat penting dilakukan guna mendukung berlangsungnya pembelajaran tatap muka. Selain itu, siswa-siswi SMK juga dituntut melaksanakan kegiatan praktik dalam masa pandemi ini. Alhasil, proses pelaksanaan praktik harus dibagi dalam shift agar memenuhi persyaratan dan standar protokol kesehatan.

“Kami sangat merindukan proses vaksinasi terhadap siswa-siswi kami agar nantinya kami bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka,” ungkapnya.

Sementara, untuk tenaga pendidik, kata Yohana, para guru SMKN I Kefamenanu telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis satu dan dua. Hanya proses vaksinasi terhadap siswa yang belum.

“Saat ini, siswa-siswi kelas X dan XI tengah menjalani pembelajaran online sesuai instruksi Pemerintah. Sehingga pembelajaran tatap muka segera diberlakukan meskipun dilaksanakan secara terbatas,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top