Tenaga Kontrak Setda Alor Dapat Santunan BPJamsostek Rp 42 Juta | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tenaga Kontrak Setda Alor Dapat Santunan BPJamsostek Rp 42 Juta


SERAHKAN SANTUNAN. Asisten I Setda Kabupaten Alor, Fredik Isak Lahal, SH menyerahkan santunan jaminan kematian BPJamsostek kepada ahli waris dari almarhum Samson Tellu, pegawai honorer Bagian Tata Pemerintahan Setda Alor saat acara pemakaman, Sabtu (4/9). (FOTO: Humas BPJamsostek)

EKONOMI

Tenaga Kontrak Setda Alor Dapat Santunan BPJamsostek Rp 42 Juta


KALABAHI, TIMEXKUPANG.com-Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Alor, Fredik Isak Lahal, SH menyerahkan santunan secara simbolis kepada ahli waris peserta BPJamsostek sebesar Rp 42.000.000 dalam acara pemakaman Samson Fernando Tellu, tenaga kontrak atau pegawai honorer pada Bagian Tata Pemerintahan Setda Alor, Sabtu (4/9).

Dalam kesempatan itu, Fredik mengatakan bahwa santunan yang diberikan oleh BPJamsostek ini merupakan bagian dari perlindungan yang diberikan kepada almarhum Samson sebagai salah satu peserta aktif jaminan sosial ketenagakerjaan ini.

“Kami secara pribadi mengucapkan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Santunan yang diberikan ini merupakan wujud perhatian pemerintah yang diamanatkan untuk melindungi setiap pekerja untuk didaftarkan pada program BPJamsostek, dan inilah bukti bahwa negara hadir bagi para pekerja,” kata Fredik dalam keterangan tertulis Humas BPJamsostek, Senin (6/9/2021).

Fredik juga menyampaikan terima kasih kepada BPJamsostek atas kepeduliannya kepada para pekerja dan pelayanan yang sangat baik serta cepat. “Semoga para pekerja khususnya di seluruh Kabupaten Alor sudah dilindungi oleh program BPJamsostek,” harap Fredik.

Terpisah, Christian Natanael Sianturi sebagai perwakilan BPJamsostek mengatakan, almarhum Samson merupakan peserta aktif program BPJamsostek sehingga pihaknya wajib memberikan hak bagi yang terlindungi oleh program tersebut.

“Dan ini merupakan bukti hadirnya negara bagi kita, kami akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang baik agar seluruh pekerja di Nusa Tenggara Timur sudah terlindungi oleh program BPJamsostek,” kata Christian.

Christian menambahkan bahwa setiap pekerjaan memiliki potensi risiko dan harus dikelola untuk meminimalkan dampaknya. “Risiko hanyalah faktor waktu, kapan, dan di mana, kita tidak tahu. Namun, kita harus mengantisipasinya. Disitulah pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” katanya.

Sementara itu, Yohana Diang Tellu selaku ahli waris menyampaikan ungkapan terima kasih atas santunan yang diberikan terhadap almarhum Samson. “BPJamsostek telah memberikan perlindungan kepada kami, semoga kebaikan dan kepedulian dapat dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa. Kami pun sangat berterima kasih atas kepedulian jajaran Pemerintah Kabupaten Alor dalam hal perlindungan bagi para pekerja,” ungkap Yohana. (*/aln)

Komentar

Berita lainnya EKONOMI

To Top