Kadis PUPR Matim Ajak Masyarakat Jadi Pengawas Proyek | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kadis PUPR Matim Ajak Masyarakat Jadi Pengawas Proyek


Kadis PUPR Matim, Yoseph Marto didampingi Wakil Ketua DPRD, Bernadus Nuel melakukan penyiraman aspal di ruas jalan Lagos-Bobo-Wunis, Selasa (7/9). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kadis PUPR Matim Ajak Masyarakat Jadi Pengawas Proyek


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Yoseph Marto mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan proyek lapen pada ruas jalan Lagos-Bobo-Wunis, Kecamatan Lamba Leda Timur. Tujuannya agar hasil pembangunanya lebih baik dan sesuai harapan.

“Peran masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan pekerjaan jalan di sini sangat diharapkan. Jadi di sini kita sama-sama mengawasi,” ujar Yoseph Marto saat me-launching dimulainya pekerjaan lapen ruas jalan Lagos-Bobo-Wunis, Selasa (7/9) siang.

Menurut Kadis Marto, Undang Undang Jasa Konstruksi No. 2 tahun 2017 menyebutkan, masyarakat punya hak untuk mengawasi langsung. Namun dengan cara yang baik. Seperti, jika ditemukan adanya pekerjaan yang tidak sesuai speksifikasi, maka jangan takut dan segan-segan untuk melaporkan kepada Dinas PUPR. Esensinya, pembangunan yang dilaksanakan itu dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat.

Dengan partisipasi aktif yang dilakukan masyarakat sebagai stakeholder dalam hal kepedulian dan pengawasan, kata Kadis Marto, itu akan sangat membantu suksesnya realisasi proyek. Sekaligus suksesnya kinerja dari pelaksana proyek yang bersangkutan. Apalagi, hasil akhir dari pekerjaan proyek itu sendiri nantinya dinikmati langsung oleh masyarakat sendiri.

“Proyek ini menerapkan sistem padat karya. Di sini tidak hanya fisiknya, tapi ada lapangan kerja bagi masyarakat atau padat karya. Sehingga ada bagi-bagi rejeki dalam pembangunan ini. Saya senang, karena hampir semua masyarakat di sini terlibat dalam kerja proyek lapen,” katanya.

Kadis Marto menjelaskan, program pembangunan lapen pada ruas jalan Lagos-Bobo-Wunis menelan biaya sesuai kontrak sebesar Rp 994.755.400. Pembiayaannya bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), dengan panjang target lapen 1,750 Km. Pelaksana proyek, CV. Rentio dengan pengawas CV. Mentari Consultan. “Waktu pelaksanaan 140 hari kelender,” ucapnya.

Kontraktor Pelaksana, Florianus Mancung, mengatakan tenaga kerja yang terlibat dalam pekerjaan lapen itu 98 persen adalah masyarakat sekitar ruas jalan yang dikerjakan. Baik itu perempuan dan laki-laki. Kata dia, target sebelum berakhir tanggal kontrak, tentu pekerjaanya sudah selesai.

“Kita sebagai kontraktor, siap kerja sesuai spek. Kualitas itu pasti yang utama. Partisipasi masyarakat dalam pengawasan, juga kami butuhkan. Targetnya, bisa selesai sebelum berakhir tanggal kontrak,” katanya.

Hadir juga dalam kegiatan itu, Wakil Ketua DPRD Matim, Bernadus Nuel, anggota DPRD Matim Ferdinandus Alfa, Staf Dinas PUPR Matim, Konsultan Pengawas, Fransiskus X. Candra, tokoh adat dan masyarakat setempat. Rombongan Kadis Marto, diterima secara adat oleh tokoh masyarakat setempat.

Dalam acara gelar lapen itu, Kadis Marto dan Wakil Ketua DPRD, Bernadus melakukan penyiraman aspal. Ini sebagai seremoni sekaligus launching dimulainya pekerjaan lapen. Dalam kegiatan itu juga, Kadis Marto, menunjuk tokoh masyarakat, Urbanus Hambur untuk mengawasi pekerjaan. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top