Kemenag Susun Juknis Pelaksanaan SKB CPNS 2021 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kemenag Susun Juknis Pelaksanaan SKB CPNS 2021


ILUSTRASI. Tes SKB CPNS tahun 2020 lalu. (FOTO: JawaPos.com)

PEMERINTAHAN

Kemenag Susun Juknis Pelaksanaan SKB CPNS 2021


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Kementerian Agama (Kemenag) tengah menyiapkan dan menyusun petunjuk teknis kisi-kisi serta materi pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2021. Penyusunan petunjuk teknis SKB CPNS 2021 ini melibatkan puluhan perwakilan yang berasal dari 13 satuan unit kerja di lingkungan Kemenag.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Kepegawaian Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag, Akhmad Lutfi mengatakan, keberadaan SDM sebagai salah satu unsur akreditasi sangat penting dan strategis. Kemenag sebagai salah satu satuan kerja terbesar memiliki jumlah ASN yaitu sebanyak 230.845.

“Ini ternyata belum cukup bila dilihat dari kenyataan di lapangan, khususnya dalam rangka memberikan pelayanan publik,” ungkap Lutfi, Jumat (10/9).

Menurutnya, penyusunan petunjuk teknis SKB CPNS 2021 bertujuan agar proses seleksi berjalan bersih dan akuntabel serta bisa menghasilkan CPNS yang kompeten dan sesuai kebutuhan. Hal itu penting untuk mencapai visi Indonesia maju serta kelancaran tugas dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus dalam rangka mewujudkan tata kelola kepegawaian yang baik.

Ia menambahkan, pelaksanaan seleksi ASN menjadi etalase nasional dari kementerian dan lembaga. Seleksi ini meliputi tahapan pendaftaran, administrasi, kompetensi dasar, bidang dan penyetaraan ASN.

Pelaksanan seleksi kompetensi dasar saat ini sedang berlangsung tahap I dan II di beberapa daerah. Komponen dari seleksi bidang terdiri psikotes, praktek kerja, dan wawancara kebangsaan.

“Kami berharap penyusun kisi-kisi instrumen SKB juga memperhatikan materi wawasan keberagamaan dan kebangsaan. Semoga juknis ini bisa dibuat dengan sebaik mungkin seoptimal mungkin untuk memastikan bahwa ASN Kemenag memiliki nasionalisme yang kuat,” tandasnya. (jpc/jpg)

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top