Wisuda Ke-62, UKAW Kupang Lepas 699 Lulusan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Wisuda Ke-62, UKAW Kupang Lepas 699 Lulusan


PROSESI WISUDA. Rektor UKAW Kupang, Dr. Ayub Imanuel Urbanus Meko memindahkan tali toga wisudawan dengan predikat pujian pada Rapat Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Serjana ke-62 dan Pascaserjana ke-18 periode September 2021 di Aula H Kampus UKAW Kupang, Sabtu (11/9). (FOTO: INTHO HERISON TIHU/TIMEX)

PENDIDIKAN

Wisuda Ke-62, UKAW Kupang Lepas 699 Lulusan


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang kembali menggelar Rapat Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Sarjana ke-62 dan Pascasarjana ke-18 periode September 2021.

Acara yang berlangsung di aula H, Kampus UKAW Kupang, Sabtu (11/9), tersebut dipimpin langsung Rektor UKAW Kupang, Dr. Ayub Imanuel Urbanus Meko didampinggi anggota senat.

Kegiatan akademik itu di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa yang dibawakan Ketua Majelis Klasis Kupang Barat, Pdt. Dodi Oktovianus, S.Th.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Yayasan UKAW Kupang, Drs. Umbu Saga Anakaka, Ketua LLDikti wilayah XV NTT, Prof. Mangadas Lumban Gaol, M.Si., Ph.D., Wakil Ketua DPRD NTT, Inche Sayuna, Perwakilan Gereja Pendiri, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Pantauan TIMEX, acara wisuda itu berlangsung secara daring, dan hanya perwakilan dari masing-masing fakultas. Usai wisuda secara online dilanjutkan dengan wisuda drive thru di halaman Kampus UKAW.

Rektor UKAW Kupang, Dr. Ayub Imanuel Urbanus Meko dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungan hingga terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dikatakan prosesi wisuda kali ini dilakukan bertepatan dengan ulang tahun ke-36 UKAW Kupang yang sudah memberikan penguatan kepada masyarakat NTT.

Doktor Ayub membeberkan, kegiatan akademik sejauh ini, terus berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat sesuai dengan anjuran pemerintah dalam masa pandemi Covid-19.

Dr. Ayub juga menyampaikan semua pencapaian dan uapaya-upaya yang dilakukan pihak mulai dari sistem pembelajaran hingga pengabdian kepada masyarakat di NTT.

Melalui kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan terima kasih kepada gereja pendiri dan LLDikti wilayah XV NTT karena terus memberikan dukungan kepada civitas akademi. “Wisuda hari ini adalah awal dari sebuah proses,” pesannya kepada para wisudawan.

Ketua LLDikti wilayah XV NTT, Prof. Mangadas Lumban Gaol, menyampaikan selamat kepada seluruh civitas akademi yang hari ini dikukuhkan menjadi seorang serjana/magister.

BACA JUGA: UKAW Gelar Prosesi Wisuda dengan Cara Unik, Lepas 151 Wisudawan di Bawah Beringin

“Tadi kita sudah mendengar laporan Pak Rektor dan sesuai faslitas yang ada, universitas ini sangat bagus. Kampus ini juga terus berproses sesuai dengan kampus merdeka dan merdeka belajar,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menginginkan aga kampus itu tidak boleh melakukan pendidikan yang biasa-biasa saja. Karena dengan usia 36 tahun mestinya memiliki jumlah prodi yang lebih banyaj dari saat ini.

“Kita harus berkembang, berloncat lebih cepat dan tinggi. Kalau bisa buatkan proposal, kita minta bantuan untuk mengembangkan lembaga penelitian Kristen terbesar se Asia Tenggara. Kita tidak boleh biasa-biasa terus,” tandanya.

Dibeberkan akreditasi universitas di NTT baru terdapat dua kampus yang terakreditasi A sedangkan yang lainnya masih B dan C. Bahkan ada yang belum terakreditasi. Maka UKAW Kupang terus mempersiapkan diri untuk terus meng-upgrade status akreditasi mulai dari prodi.

“Semua aktivitas kampus harus dilakukan dengan baik dan upload ke website, agar kita bisa masuk perangkingan. Saat ini kita NTT hanya lebih baik dari Papua. Untuk itu kita harus bergerak cepat sehingga meningkatkan akreditasinya dengan menyiapkan semua dukumentasi yang dibutuhkan karena selama ini yang menjadi kelemahan adalah administrasi,” tandas Prof. Mangadas.

Selain itu, kualitas dosen juga perlu ditingkatkan. Saat ini diakui sudah baik tetapi harus ditingkatkan agar tidak hanya bersaing dengan dosen dalam negeri namun harus bersaing dengan dosen secara internasional.

“Saat ini dengan program Pak Menteri, kita sudah bisa kuliah dimana saja, kapan saja secara daring, maka kita harus manfaatkan kesempatan ini,” ungkapnya.

Kepada para wisudawan dan orangtua, Prof. Mangadas berharap dengan kebahagiaan ini bisa diterapkan ilmunya di lingkungan masyarakat. Wisuda saat ini dalam kondisi bumi yang tidak stabil karena dalam masa pandemi. Meski tidak normal namun harus kembangkan kemampuan dengan baik.

“Saat ini, yang kerja saja kesulitan apa lagi kita yang baru lulus. Tapi ini bukan hambatan, tergantung kita. Jangan pilih-pilih pekerjaan. Bekerja keras sajalah yang bisa mendatangkan berkat. Kalau pinta tapi tidak bekerja tidak bisa. Meski pengetahuan pas-pasan namun memiliki niat untuk lerja keras,” pesannya. (mg29)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

Baca koran edisi : 19 Desembar 2021

Populer

To Top