Spendu Kupang Siap Laksanakan Sekolah Tatap Muka Terbatas | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Spendu Kupang Siap Laksanakan Sekolah Tatap Muka Terbatas


PERSIAPAN. Tim Satgas Covid-19 Spendu mempersiapkan proses pembelajaran tatap muka (PTM) dengan melakukan penyemprotan disinfektan terhadap sarana belajar di sekolah itu. (FOTO: SPENDU KUPANG for TIMEX)

PENDIDIKAN

Spendu Kupang Siap Laksanakan Sekolah Tatap Muka Terbatas


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-SMP Negeri 2 (Spendu) Kota Kupang siap menjalankan sekolah tatap muka terbatas (PTM). Hal ini menindaklanjuti arahan pemerintah, dalam hal ini Kemeterian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), dan edaran Wali Kota Kupang terkait tatap muka terbatas sekolah di wilayah Kota Kupang.

Kepala SMPN 2 Kota Kupang, Yuliana Henukh, S.Pd, M.Th kepada TIMEX, Minggu (12/9) menjelaskan, keputusan menyelenggarakan sekolah tatap muka terbatas ini didasari pada sejumlah pertimbangan.

Pertama, hasil evaluasi terhadap penangan yang telah lakukan selama ini, sejak awal pandemi Covid-19 hingga saat ini. Selain itu pembentukan Satgas Covid-19 tingkat sekolah yang bertugas menegakkan implementasi protokol kesehatan dan semua berjalan dengan lancar hingga sekarang.

“Penegakkan protokol kesehatan berupa pengecekan cek suhu tubuh, cuci tangan, penggunaan hand sanitizer, memastikan penggunaan masker kepada semua tamu, Bapak/Ibu Guru, dan pegawai setiap hari kerja,” jelas Yuliana yang saat itu didampingi Kepala Urusan (Kaur) Humas Spendu, Dr. David Natun.

Pihak sekolah, kata Yuliana, juga rutin menyemprotkan disinfektan di setiap ruangan dan pembagian masker kepada guru-guru dan pegawai, mengatur jarak duduk jika ada pertemuan terbatas guru dan murid, guru dan guru, serta guru dan orang tua untuk membicarakan proses belajar mengajar, khususnya belajar dari rumah.

“Proses pembiasaan ini telah berlangsung sejak awal pandemi dan berhasil menekan laju penyebaran virus Covid-19. Sekolah juga mengadakan alat dan bahan untuk implementasi pembelajaran berbasis protokol Covid-19 seperti masker, tempat cuci tangan, hand sanitizer, juga alat cek suhu,” sebut Yuliana.

Tim Satgas Covid-19 Spendu mengecek suhu setiap siswa untuk proses pembelajaran tatap muka (PTM). (FOTO: SPENDU KUPANG for TIMEX)

Kedua, lanjut Yuliana, keputusan menggelar sekolah tatap muka terbatas juga didasarkan pada hasil evaluasi dan penilaian tim terhadap kesiapan yang dilakukan sesuai protokol yang berlaku. “Secara mandiri guru dan pegawai diwajibkan untuk vaksin. Khusus untuk Spendu, bekerja sama dengan Puskemas Oebobo. Data saat ini, sudah 98 persen guru dan pegawai menerima suntikan vaksin,” sebut Yuliana.

Berdasarkan hasil pemeriksaaan terhadap kesiapan sekolah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, demikian Yuliana, Spendu dinyatakan memenuhi persyaratan untuk menggelar sekolah tatap muka terbatas. Karena itu, untuk pelaksanaannya, pihaknya tinggal menunggu instruksi Dinas Pendidikan Kota Kupang.

Kaur Humas Spendu, David Natun menambahkan, untuk melaksanakan sekolah tatap muka terbatas ini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada orang tua dan siswa. “Sosialisasi ini tentang kesiapan untuk tatap muka terbatas oleh humas dan wali kelas masing-masing,” kata David.

Menyinggung mengenai teknis pelaksanaan, David menjelaskan bahwa sesuai rencana, sebanyak 25 persen dari total siswa akan mengikuti pertemuan secara shift setiap hari.

“Setiap kelas terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama mengikuti tatap muka pada hari Senin, Rabu, dan Jumat setiap jam 08.00-10.40 Wita. Kelompok kedua mengikuti tatap muka pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu pada jam 12.30-15.10 Wita. Jadi setiap minggu kita gelar tiga kali tatap muka di sekolah, dan tiga harinya belajar dari rumah,” urai David.

Terkait materi ajar, demikian David, semuanya disiapkan oleh guru dalam bentuk elektronik, baik dalam wujud file word, power point, juga pdf. “Demikian informasi kami sampaikan dan mohon dukungan semua pihak demi terselenggaranya sekolah tatap muka terbatas ini,” pungkas David. (aln)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

Baca koran edisi : 19 Desembar 2021

Populer

To Top