Usai Acara Nikah Sang Anak, Warga Riung Ditemukan Tewas Gantung Diri | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Usai Acara Nikah Sang Anak, Warga Riung Ditemukan Tewas Gantung Diri


OLAH TKP. Bripka Andi Irwan sedang mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP awal, di Kampung Marobatong, Desa Lanamai, Kecanatan Riung Barat, Kabupaten Ngada, Sabtu (11/9). (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Usai Acara Nikah Sang Anak, Warga Riung Ditemukan Tewas Gantung Diri


BAJAWA, TIMEXKUPANG.com-Heman Mana, warga Kampung Marobatong, Desa Lanamai, Kecanatan Riung Barat, Kabupaten Ngada, ditemukan tak bernyawa dalam posisi gantung diri dipohon jati, Sabtu (11/9) sekira pukul 10.00 Wita.

Kapolres Ngada, AKBP Rio Cahyowidi, S.I.K, M.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu I Ketut Rai Artika, SH kepada TIMEX mengatakan, pihak kepolisian Riung Barat menerima laporan bahwa ada kejadian gantung diri.

Setelah menerima laporan, Bripka Andi Irwan langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengamankan dan melakukan olah TKP awal. Korban bernama Herman Mana, berusia 54 tahun. Korban ditemukan Theresia Lamun, 35, saat mencari korban bersama keluarga lainnya.

“Berdasarkan informasi dari saksi bahwa pada Jumat (10/ 9), korban bersama keluarga besar menyelenggarakan acara pernikahan anak kandung korban bertempat di rumah korban,” ungkap Ketut Rai.

Selanjutnya, pada Sabtu (11/9) sekira pukul 08.00 Wita, saat makan pagi bersama keluarga besar, korban sudah tidak terlihat. Istri korban, Emirensiana Karolina Maning lalu mencari keberadaan korban namun tidak menemukan.

Istri korban kemudian meminta bantuan keluarga besar untuk mencari keberadaan suaminya di sekitar kampung itu.

Sekira pukul 10.00 Wita, kata Ketut Rai, saksi Theresia Lamun yang turut mencari korban ke arah tempat kejadian melihat seekor anjing milik korban melolong, dan mengarahkan saksi menuju tempat kejadian

Betapa kagetnya Theresia ketika mendapatkan korban sudah tidak bernyawa dalam posisi gantung diri didahan pohon jati, tepatnya di kebun milik korban.

Iptu Rai menjelaskan bahwa korban gantung diri di dahan pohon jati setinggi lebih kurang dua meter. Korban menggunakan ikatan baju batik kemeja lengan panjang warna putih milik korban sendiri. Saat ditemukan, korban dalam posisi telanjang dada dan memakai celana panjang warna biru gelap. “Pada bagian kemaluan korban mengeluarkan air mani,” jelas Iptu Rai.

Sementara itu, hasil pemeriksaan pihak medis Puskesmas Maronggela, dr. Maria Josefina Odje menerangkan bahwa korban meninggal dunia akibat gantung diri dan tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban.

Selain itu, istri dan anak korban Herman Mana menerangkan bahwa korban merupakan seorang pendiam dan tidak mempunyai masalah dengan siapapun. Sehingga keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan membuat surat penyataan untuk menolak otopsi. (*)

Penulis: Saver Bhula

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Baca koran edisi : 19 Desembar 2021

Populer

To Top