Sudah 4.000 Pelajar Terima Vaksin, Linus Lusi: Target Satu Juta Pelajar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sudah 4.000 Pelajar Terima Vaksin, Linus Lusi: Target Satu Juta Pelajar


Kepala Dinas P dan K NTT, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd. (FOTO: INTHO HERISON TIHU/TIMEX)

PENDIDIKAN

Sudah 4.000 Pelajar Terima Vaksin, Linus Lusi: Target Satu Juta Pelajar


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pelayanan vaksinasi bagi anak remaja usia 12 – 17 tahun di Provinsi NTT telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, sudah ada 4.000 pelajar se NTT yang menerima suntikan vaksin, baik dosis pertama maupun kedua.

“Vaksinasi anak ini menjadi salah satu jaminan untuk memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM),” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Linus Lusi, kepada TIMEX, Jumat (10/9) lalu.

Linus mengaku, proses vaksinasi ini didukung banyak pihak sehingga diharapkan mendapat atensi balik dari pemerintah daerah setempat. “Sudah 4 ribu lebih. Kita butuh proses yang didukung TP PKK, BIN, PMI, para bupati dan wali kota, pelajar dari SMA-SMK,” ujarnya.

Total 4.000 pelajar ini adalah akumulasi dari seluruh daerah, dan yang paling dominan atau terbanyak adalah Kota Kupang. “Kota Kupang yang tinggi vaksinasi pelajar, saat ini sudah berjalan baik dan diharapkan segera tercapai pelayanan vaksinasi kepada semua sasaran,” kata dia.

Linus menyebutkan, Ende, Labuan Bajo, Sikka, dan daerah lainnya juga perlu diperhatikan untuk percepatan vaksinasi. Untuk vaksinasi pelajar, kata dia, sudah merata dilakukan di seluruh kabupaten/kota di NTT.

Linus mengatajan, target pelajar SMA/SMK yang vaksinasi di NTT mencapai 1.150.000 orang. Ia juga meminta fasilitas kesehatan atau puskesmas melayani tenaga-tenaga guru. Targetnya Desember selesai vaksinasi untuk pelajar.

5.074 Anak Terima Vaksin Tahap Satu

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Kupang mencatat, sejauh ini capaian vaksinasi anak/pelajar telah 10 persen atau 5.074 orang. Itu bagi mereka yang menerima suntikan dosis I. Sedangkan yang sudah vaksin dosis kedua adalah 6,7 persen, atau sekitar 2.700 penerima.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kupang, Tiurmasari E. Saragih mengatakan, program Dinas Kesehatan Kota Kupang saat ini, yaitu meningkatkan cakupan herd immunity bagi anak usia remaja yaitu usia 12 sampai 17 tahun. Di samping itu, Dinkes Kota Kupang tidak mengesampingkan vaksinasi bagi masyarakat umum usia 18 tahun ke atas.

“Karena untuk usia di atas 18 tahun juga belum mencapai 80 persen atau baru mencapai 61 persen. Jadi pelayanan untuk usia diatas 18 tahun, juga difokuskan untuk dilayani di semua Faskes di Kota Kupang,” kata dia.

Sementara untuk fokus pelayanan vaksinasi bagi remaja, kata Tiurmasari, difokuskan ke sekolah-sekolah, agar lebih terarah dan diatur oleh kepala sekolah. “Saat ini Puskesmas fokus dalam pelayanan vaksinasi kepada remaja yang dilayani ke sekolah-sekolah. Meskipun begitu pelayanan untuk remaja tetap juga diberlakukan di fasilitas kesehatan lainnya,” ujarnya.

“Kami arahkan ke sekolah-sekolah agar kepala sekolah mengetahui jumlah pasti siswanya yang sudah tervaksin,” lanjut dia.

Jadi, bagi pelajar yang mendapat vaksinasi selain di puskesmas harus melaporkan diri kepada pihak sekolah, apabila divaksin di fasilitas kesehatan maupun tempat vaksinasi lainnya. “Baik itu yang sudah dosis satu atau dua harus dilaporkan ke pihak sekolah, agar sekolah juga mendata. Hal ini juga sebagai peesiapan sekolah tatap muka,” tambah Tiur.

Pendaftaran vaksinasi bagi remaja, jelasnya, menggunakan Kartu Identitas Anak (KIA) atau juga Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada kartu keluarga.

Sementara untuk capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Kupang saat ini mencapai 62,20 persen atau menyasar 207.522 orang. Vaksin dosis kedua mencapai 39,05 persen atau 130.274 orang. (*)

Penulis: Fenti Anin

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

Baca koran edisi : 19 Desembar 2021

Populer

To Top