Hari Pertama Ujian PPPK di Ngada, 1 Peserta Positif Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Hari Pertama Ujian PPPK di Ngada, 1 Peserta Positif Covid-19


HARI PERTAMA. Peserta seleksi PPPK guru serius mengerjakan soal-soal saat mengikuti ujian hari pertama bertempat di SMA Negeri 1 Bajawa, Senin (13/9). (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

Hari Pertama Ujian PPPK di Ngada, 1 Peserta Positif Covid-19


BAJAWA, TIMEXKUPANG.com-Hari pertama pelaksanaan seleksi tahap pertama untuk guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Ngada berjalan lancar dengan tetap menaati protokoler kesehatan (Prokes) Covid-19.

Ujian dilaksanakan selama 5 hari terhitung sejak Senin (13/9) hingga Jumat (17/9) mendatang. Selain itu terdapat dua lokasi ujian, yakni di SMA Negeri 1 Bajawa dan SMK Sanjaya Bajawa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngada, Vinsensius Milo kepada TIMEX, Senin (13/9) mengatakan bahwa yang mengikuti ujian seleksi ini adalah guru honor yang telah terdaftar di Dapodik dan bertugas di sekolah negeri.

Namun untuk guru honor yang bertugas di sekolah swasta berpeluang mengikuti seleksi ini, jika ada guru honor negeri yang tidak lolos di tahapan seleksi yang ada. Selain guru honor dari sekolah swasta, juga guru honor dari kabupaten lain, juga dapat mengikuti seleksi dengan ketentuan yang sama, namun harus memilih formasi sekolah dalam wilayah Kabupaten Ngada.

Vinsensius menjelaskan, jumlah peserta seleksi PPPK sebanyak 999 orang. Sedang formasi yang dibutuhkan sebanyak 741 orang. Mekanisme seleksinya dengan sistem CAT, hampir sama dengan pelaksanaan ujian bagi CPNS. Namun untuk hasil akhir ujian, hanya bisa diakses oleh peserta sendiri.

Vinsensius menambahkan, protokol kesehatan diterapkan sangat ketat dalam pelaksanaan ujian ini. Setiap peserta sebelum masuk ruang ujian, wajib menyertakan keterangan bebas Covid-19 atau menjalani pemeriksaan swab sehari sebelum pelaksanaan ujian. Tujuannya untuk memastikan seluruh tidak ada yang terkonfirmasi Covid -19. “Semua biaya swab ditanggung Pemerintah Kabupaten Ngada,” ungkap Vinsensius.

Sementara itu, di hari pertama pelaksanaan seleksi ini, terdapat satu peserta yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sudah menjalani karantina. Peserta yang positif Covid-19 statusnya kepesertaannya tidak gugur, namun akan tetap mengikuti ujian susulan setelah 14 hari masa perawatan. (*)

Penulis: Saver Bhula

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Baca koran edisi : 19 Desembar 2021

Populer

To Top