Pantau Tes PPPK Guru, Ini Permintaan Bupati Hery ke Peserta | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pantau Tes PPPK Guru, Ini Permintaan Bupati Hery ke Peserta


PANTAU. Bupati Manggarai, Herybertus Nabit (kedua kiri) didampingi pengawas saat memantau pelaksanaan tes PPPK guru honor di SMA Karya Ruteng, Senin (13/9). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

PENDIDIKAN

Pantau Tes PPPK Guru, Ini Permintaan Bupati Hery ke Peserta


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Bupati Manggarai, Herybertus Nabit memantau pelaksanaan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi guru tahun 2021 yang berlokasi di tiga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Ruteng, Senin (13/9). Dalam kesempatan itu, Bupati Hery meminta para peserta mengerjakan soal dengan baik.

Dalam kunjungannya itu, Bupati Hery didampingi Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan, Fransiskus Gero, dan Plt. BKPSDMD, Yakobus Jehamat. Sebelum ke SMA Karya, Bupati Hery memantau kegiatan yang sama di SMA Negeri 1 Langke Rembong. Terpantau, Bupati Hery memantau dari ruangan ke ruangan.

Bupati Hery memberi dukungan dan suport kepada semua peserta tes dan berharap semua fokus mengerjakan soal. Di sela-sela pemantauan itu juga, Bupati Hery memberikan apresiasi kepada panitia seleksi, serta pihak sekolah.

“Saya memberikan apresiasi kepada panitia karena mampu mempersiapkan ujian dengan sangat baik. Tidak lupa juga apresiasi kepada pihak sekolah, karena ujian dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Bupati Nabit, kepada TIMEX di sela-sela pemantauan tes PPPK, Senin (13/9).

Bupati Hery juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah membuka seleksi PPPK bagi guru. Sebab, tenaga PPPK menjadi kebutuhan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai. Mengingat pelaksanaan test PPPK berlangsung ditengah pandemi Covid-19, maka pelaksanaannya tetap menerapkan prokes.

Bupati Hery mengatakan, berdasarkan hasil pantauan sementara, untuk jaringan listrik dan jaringan internet, aman dan tidak bermasalah. Sehingga pelaksanaan tes berjalan dengan baik dan lancar. Ia tetap berharap selama proses seleksi, tidak ditemukan persoalan dan kendala.

“Bersyukur ya, listrik dan jaringan internet untuk sementara berfungsi baik. Begitu juga perangkat keras, berjalan dengan baik. Meskipun dilaporkan ada sedikit kendala, tapi bisa diatasinya,” kata Bupati Hery.

Dia pun mengimbau kepada seluruh peserta seleksi guru PPPK untuk mengerjakan soal dengan baik. Biar bisa lulus. Sebab seleksi yang dilaksanakan merupakan kesempatan yang baik. Pelaksanaan test ini juga diharapkan dapat mengahasilkan SDM yang berkualitas. Apalagi peserta mengikuti ujian secara online.

“Dilaksanakannya tes PPPK ini akan menjawab semua keinginan dari para guru honorer yang selama ini sudah berbakti untuk Kabupaten Mangarai. Harapan kita semua, semoga peserta bisa mengerjakan semua soal tes dengan baik sehingga bisa lulus,” pungkas Bupati Hery.

Plt. Kadis Pendidikan Manggarai, Fransiskus Gero menambahkan, total seluruh peserta PPPK sebanyak 1.625 orang. Semuanya guru honorer yang selama ini mengabdi di Manggarai. Dalam jadwal pelaksanaan seleksi guru PPPK, tahap I berlangsung dari 13 – 17 September 2021. Tahap II tanggal 26 – 30 Oktober 202.

Untuk tahap III, lanjut Fransiskus, berlangsung pada 2 – 6 Desember 2021. Sedangkan Tempat Uji Kompetensi (TUT), yang disiapkan menyebar di tiga lokasi. Masing-masing di SMA Neri 1 Langke Rembong, SMA Negeri 2 Langke Rembong, dan SMA Karya Ruteng. Setiap hari, pelaksananaan tes dilakukan dua sesi.

“Setiap titik lokasi dibagi dua sesi. Peserta mengikuti tes berbasis CAT. Sebelum ikut tes, semua peserta dilalukan Rapid Antigen ” jelasnya.

Fransiskus Gero menambahkan, jika ada peserta yang positif Covid-19, maka pelaksanaan tes ditunda hingga pelaksanaan 15 hari berikutnya. Selama pelaksanaan tes, tentu dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. Seperti peserta harus memakai doble masker, cek suhu tubuh dan lainya.

“Kalau ada peserta yang sakit, bisa ikut seleksi susulan. Nanti proktor melaporkan melalui laman resmi untuk penjadwalan kembali. Untuk penanganan protokol kesehatan saat pelaksanaan tes, kita sudah surat dinas kesehatan. Setiap lokasi tes, menempatkan 1 dokter dan 1 perawat,” pungkas Fransiskus Gero. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

Baca koran edisi : 19 Desembar 2021

Populer

To Top