Cakupan Vaksin di NTT, Kota Kupang Tertinggi, Malaka Terendah | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Cakupan Vaksin di NTT, Kota Kupang Tertinggi, Malaka Terendah


Kepala Dinas Kesehatan Provins NTT, dr. Meserasi Ataupah. (FOTO: Imran Liarian/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Cakupan Vaksin di NTT, Kota Kupang Tertinggi, Malaka Terendah


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah daerah baik tingkat provinsi maupun kota/kabupaten bekerjasama dengan instansi terkait terus melakukan upaya percepatan pelayanan kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pelayanan vaksinasi kepada sasaran penerima yang dilakukan sejak awal hingga saat ini khusus untuk gelombang I dan II yang sudah divaksin lengkap sebanyak 516.908 orang atau 13,49 persen.

Sementara sasaran gelombang I dan II yang belum divaksinasi sebanyak 2.772.102 orang atau 72,35 persen. Masih ada 3.314.531 orang atau 86,51 persen yang belum mendapat vaksin dosis kedua.

“Cakupan vaksinasi Covid-19 paling rendah pada kelompok remaja yakni vaksin 1, sebanyak 18.558 orang atau 3,18 persen dan vaksin 2, 12.058 orang atau 2,07 persen karena vaksin baru dimulai 1 Juli 2021 dan pelaksanaannya disesuaikan dengan ketersediaan vaksin di fasyankes,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, dr. Meserasi Ataupah, dalam laporan progres vaksinasi yang diterima TIMEX, Selasa (21/9).

Dokter Meserasi menjelaskan, data cakupan vaksinasi Covid-19 di Provinsi NTT per tanggal 20 September 2021, timelines gelombang I: periode vaksinasi Januari-Juni 2021, Tahap I petugas kesehatan: 32.221 orang. Tahap II, Petugas Publik: 402.222 orang, Lansia: 405.566 orang. Total Gelombang I: 840.099 orang.

Gelombang II periode vaksinasi Juli 2021-Maret 2022, Tahap III untuk Masyarakat Rentan dan Umum 2.408.586 orang, Remaja: 582.844 orang. Total gelombang II: 2.991.430 orang. “Total sasaran vaksinasi gelombang I dan II sebanyak 3.831.439 orang,” katanya.

Cakupan vaksinasi Covid-19 di Provinsi NTT berdasarkan vaksin I mencapai 27,6 persen, vaksin II mencapai 13,5 persen dan vaksin III mencapai 58,7 persen. Sementara cakupan vaksin I paling tinggi di Kota Kupang mencapai 70,1 persen dan paling rendah di Kabupaten Malaka 13,7 persen.

Sedangkan cakupan vaksin II tertinggi masih berada di Kota Kupang dengan capaian 42,1 dan paling rendah di Kabupaten Manggarai Timur yakni 6,6 persen. Lalu cakupan vaksin III paling tinggi di Kabupaten Sumba Barat dengan presentasi 81 persen dan paling rendah di Kabupaten Malaka 30,2 persen.

BACA JUGA: Pemkot Target Capai 80 Persen Vaksinasi Akhir September

dr. Meserasi merinci, cakupan vaksin pada nakes secara Provinsi NTT, vaksin 1 (132,1 persen), vaksin 2 (121,1 persen) dan vaksin 3 (58,7 persen). Vaksin 1 untuk Nakes paling tinggi di Kabupaten Ende (195,1 persen) dan paling rendah di Kabupaten Sumba Tengah (109,1 persen). Vaksin kedua paling tinggi di Kabupaten Ende (168,5 persen) dan paling rendah di Kabupaten Sumba Tengah (97,9 persen). Cakupan vaksin 3 paling tinggi di Kabupaten Sumba Barat (81 persen) dan paling rendah di Malaka (30,2 persen).

Cakupan pada Lansia, vaksin 1 mencapai 14,6 persen dan vaksin 2 (8,3 persen). Vaksin 1 untuk Lansia paling tinggi di Kota Kupang dengan persentase 49,8 persen dan paling rendah di Kabupaten Malaka yakni 4,1 persen. Vaksin 2 untuk Lansia juga paling tinggi di Kota Kupang (38,2 persen) dan paling rendah di Kabupaten Flores Timur (1,2 persen).

Cakupan pada pelayan publik secara, vaksin 1 (109,3 persen) dan vaksin 2 (54,8 persen). Paling tinggi di Kota Kupang (233,2 persen) dan paling rendah di Kabupaten Malaka (54,6 persen). Vaksin 2 paling tinggi juga di Kota Kupang (128,7 persen) dan paling rendah di Kabupaten Manggarai Timur(23,8 persen).

Sementara vaksin remaja untuk vaksin 1 (3,2 persen) dan vaksin 2 (2,1 persen). Paling tinggi di Kota Kupang (11,3 persen) dan Paling rendah di Kabupaten Malaka (0,4 persen). Vaksin 2 untuk Remaja paling tinggi di Kota Kupang (7,7 persen) dan Paling rendah di Kabupaten Malaka (0,2 persen).

Cakupan pada masyarakat umum dan rentan di NTT, vaksin 1 (20,7 persen) dan vaksin 2 (8,8 persen). Paling tinggi di Kota Kupang (57,9 persen) dan paling rendah di Kabupaten Alor (9,1 persen). Vaksin 2 paling tinggi di Kota Kupang (34,4 persen) dan paling rendah di Kabupaten TTS (2,7 persen).

“Vaksinasi covid-19 selama bulan Juli meningkat 54 persen (338.866 dosis) dibandingkan pada bulan Juni hanya mencapai 184.724 dosis,” ucap dr. Meserasi

dr. Meserasi membeberkan, pemakaian vaksin Covid-19 di Provinsi NTT mencapai 85,97 persen. Paling tinggi di Kota Kupang (99,35 persen) dan paling rendah di Kabupaten Rote Ndao (65,88 persen). “Pemakaian vaksin bersifat dinamis setiap hari karena ada pengiriman dan pemakaian di fasyankes,” bebernya.

Perencanaan kebutuhan vaksin sampai dengan Desember 2021, jumlah kebutuhan vaksin Covid-19 ini adalah perhitungan sasaran berdasarkan data rilis Pusdatin Kemenkes RI jumlah kebutuhan vaksin Covid-19 untuk dosis 2 sebanyak 7.662.878 dosis. Jumlah kebutuhan vaksin covid-19 yang sudah dilayani 1.586.365 dosis. “Estimasi kebutuhan vaksin Covid-19 untuk dosis 1 dan dosis 2 sebanyak 6.067.706 dosis,” tandasnya. (mg29)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top