Resmikan RLH DD, Bupati Rote Ndao Apresiasi Kades Sanggaoen | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Resmikan RLH DD, Bupati Rote Ndao Apresiasi Kades Sanggaoen


GUNTING PITA. Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu saat meresmikan RLH, di Desa Sanggaoen, Selasa (21/9) yang ditandai dengan pengguntingan pita. Tampak mendampingi Camat Lobalain, Nusry Zacharias, Kades Sanggaoen dan warga penerima manfaat. (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Resmikan RLH DD, Bupati Rote Ndao Apresiasi Kades Sanggaoen


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, meresmikan Rumah Layak Huni (RLH) yang dibangun melalui Dana Desa (DD). RLH yang diresmikan itu, terletak di Dusun Ne’e, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain.

Dari anggaran DD tahun 2021 yang diterima Desa Sanggaoen, sekitar 38 persen dari pagu senilai Rp 920.892.000, dialokasikan untuk membangun 8 unit RLH di desa tersebut. Bangunan RLH itu tersebar di 7 dari 8 dusun yang ada di Desa Sanggaoen.

Satu dusun diantaranya, mendapat dua unit RLH, yakni Dusun Ne’e. Dengan penerima manfaatnya, masing-masing, Anderias Bella dan Jublina Anin.

Sedangkan, masing-masing 1 unit RLH diterima oleh 6 warga, di 6 wilayah dusun. Yakni, Isak Toulasik di Dusun Biuanak, Jeferiyanto Bolla (Dusun Ne’e Mok), dan Kornelis Soai (Dusun Leteklain). Selanjutnya, Melki Soai (Dusun Takai), Jacob Otto (Dusun Sambidui), dan Joni Toulasik (Dusun Oenoas).

Dalam sambutanya, Bupati Paulina mengapresiasi Kepala Desa (Kades) Sanggaoen, Matheos Baileo yang menurutnya, walau Kades tersebut sudah tak muda lagi, namun gigih dalam menyelesaikan pembangunan RLH.

“Tentu kami sangat berterima kasih kepada Bapak Desa (Kades) yang sudah bekerja keras untuk selesaikan pekerjaan fisik, yaitu pembangunan RLH tepat waktu,” kata Bupati Paulina Haning-Bullu.

Menurut Bupati Paulina, RLH merupakan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rote Ndao untuk membantu masyarakat kurang mampu.

Bupati Paulina mengatakan, pemerintah terus memberi perhatian terhadap warga tak mampu di wilayah itu. Program RLH ini merupakan program unggulan dirinya selama memimpin Rote Ndao.

“Ini juga (RLH) adalah program unggulan kami, yang masih terus diberikan untuk membangun rumah warga dari yang tidak layak, menjadi layak dihuni. Ke depan, kita perhatikan air dan listrik. Sebab itu juga merupakan kebutuhan dasar. Tetapi kita tuntaskan dulu pembangunan RLH,” janji Bupati Paulina.

Sementara itu, Kepala Desa Sanggaoen, Matheos Bailao, dalam laporanya menyebutkan, pekerjaan tersebut sudah selesai beberapa waktu lalu, dimana pekerjaan fisik RLH ini rampung pada Minggu (1/8) lalu, walau keuanganya belum sepenuhnya cair. Selain itu, progres pelaksanaan kegiatan non fisik juga dilaporkan. Yang kemudian dirinya menyebut realisasi keuangan yang sudah dilakukan terhadap beberapa item kegiatan pembangunan.

“Pembangunan 8 unit RLH dengan pagu anggaran Rp 353.478.400. Realisasi Rp 122.100.000, pekerjaan 100 persen sejak tanggal 1 Agustus 2021,” kata Matheos Bailao.

“Untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), diberikan kepada 80 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pagunya Rp 288.000.000, realisasi Rp 281.400.000. Kami sudah bayar 8 bulan, dari Januari sampai Agustus,” sambungnya.

“Untuk Pengadaan rumput odot Rp 40 juta, sudah realisasi semuanya, dan kegiatanya juga 100 persen. Kami sudah panen rumputnya. Setiap bulan panen,” tambanya dengan menyebut kegiatan lain, yang progres kegiatan mencapai 100 persen.

“Penyelenggaraan pemberian makanan tambahan untuk bayi, balita gizi buruk, dan anak stunting, bumil, ibu menyusui, untuk 56 orang, kegiatanya 100 persen. Pagu anggaran Rp 32.399.400, realisasi Rp 17.926.950,” kata Kades Matheos.

Matheos, juga melaporkan jumlah keseluruhan rumah warga di desanya. Dari total yang disebutkan, kemudian dirincikan sesuai kondisi dan keadaan sesuai jumlahnya. Sehingga khusus untuk RLH, dirinya menargetkan untuk menyelesaikan pada tahun 2027 nanti.

Di Desa Sanggaoen, kata Matheos, ada 517 unit rumah. Rumah semi permanen sebanyak 344 unit, dan permanen 132 unit. Tidak layak huni sebanyak 41 unit.

“Untuk rumah tidak layak huni, bisa selesai dibangun pada tahun 2027. Kalau itu hanya difokuskan dari dana desa. Sehingga kami sangat mengharapkan dukungan pemerintah daerah,” sambungnya, dengan mengakui ada bantuan lainnya yang diperoleh untuk membangunan RLH di desanya.

“Selain dibangun dari dana desa, untuk tahun ini, ada juga RLH yang dibangun di desa kami. Bantuanya dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman (Perkim) 6 unit RLH,” tambahnya. (mg32)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top