Terpilih Menjadi Direktur, Frans Mangngi Janji Satukan Perbedaan Demi Kemajuan PNK | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Terpilih Menjadi Direktur, Frans Mangngi Janji Satukan Perbedaan Demi Kemajuan PNK


Direktur PNK terpilih, Frans Mangngi, ST.,M.Eng (depan, kedua kiri) pose bersama rekan kerjanya usai pemilihan di depan auditorium Politeknik Negeri Kupang, Kamis (23/9). (FOTO: INTHO HERISON TIHU/TIMEX)

PENDIDIKAN

Terpilih Menjadi Direktur, Frans Mangngi Janji Satukan Perbedaan Demi Kemajuan PNK


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Setelah melalui berbagai tahapan pemilihan, Politeknik Negeri Kupang (PNK), lembaga pendidikan tinggi vokasi di Kupang-NTT kini memiliki pemimpin baru. Dalam perhelatan pemilihan yang berlangsung di Auditorium PNK, calon nomor urut 2, Frans Mangngi, ST.,M.Eng sukses mendulang suara tertinggi dari dua pesaing lainnya. Frans Mangngi berhasil meraih 22 suara.

Mahasiswa angkatan pertama PNK ini mengungguli dua calon lainnya, yakni Jhon Wabang yang memperoleh 16 suara, dan Otniel Mone yang dalam pemilihan itu tidak mendapatkan satu suara dari 38 pemilik hak suara. 38 hak suara ini terdiri dari 25 orang anggota senat PNK, dan sisanya 13 suara dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Frans Mangngi kepada TIMEX usai pemilihan menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia pemilihan dan semua pihak yang telah menyukseskan tahapan pemilihan tersebut.

BACA JUGA: Empat Balon Direktur PNK Paparkan Visi Misi

Dikatakan, keberhasilan dirinya meraih suara terbanyak dalam pemilihan itu merupakan sesuatu yang sangat membanggakan. Namun hal tersebut bukan semata-mata hanya kesenangan belaka namun menambah beban dipundak karena akan memimpin lembaga vokasi besar itu. “Sudah terpilih tentu ini suatu kepercayaan dan saya siap menjalankan tugas sekaligus menambah beban di pundak,” katanya.

Frans bertekat, sesuai visi dan misinya akan melakukan perubahan dan memajukan lembaga tersebut untuk bersaing dengan lembaga perguruan tinggi lainnya. Hal ini tidak bisa dijalankan sendiri namun membutuhkan kerja sama dari semua pihak mulai dari mahasiswa, dosen, pegawai, dan masyarakat.

Untuk itu, dirinya akan menyatukan perbedaan yang ada pasca pemilihan ini untuk bersama-sama memajukan Politeknik yang kini menampung kurang lebih 8 ribu mahasiswa itu. “Saya akan berkoordinasi, membangun komunikasi, dan melakukan pendekatan dengan teman-teman agar menyatukan perbedaan ini untuk kemajuan Politeknik ke depan,” kata Frans. (mg29)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top