Tingkatkan Mutu, UPT Pendidikan Vokasi Kementan Gelar Asesmen Nasional | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tingkatkan Mutu, UPT Pendidikan Vokasi Kementan Gelar Asesmen Nasional


Siswa Kelas XI SMK PP Negeri Kupang mengikuti ANBK di Laboratorium Komputer sekolah itu, Senin (20/9). (FOTO: SMK PP NEG. KUPANG)

PENDIDIKAN

Tingkatkan Mutu, UPT Pendidikan Vokasi Kementan Gelar Asesmen Nasional


KUPANG-Setelah menggelar simulasi, Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) akhirnya dilaksanakan di SMK PP Negeri Kupang, Senin (20/9/2021). Asesmen yang merupakan amanat dari Kemendikbudristek ini digelar serentak oleh seluruh SMK di Kupang.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, pendidikan pertanian yang bermutu diharapkan menghasilkan generasi petani yang dapat menjadi job seeker dan job creator.

“Oleh karena itu, kemampuan sumber daya manusia harus kita tingkatkan agar petani dapat mengelola pertanian dengan baik,” katanya.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi.

Menurutnya, guna mendukung pembangunan pertanian maju, mandiri dan modern, perlu dilakukan penyiapan, pencetakan SDM pertanian unggulan. “Demi mencapai hal tersebut, Kementerian Pertanian mengadakan pendidikan vokasi, penyuluhan, hingga pelatihan kepada para petani Indonesia,” tegas Dedi.

Di SMK PP Negeri Kupang, peserta asesmen merupakan siswa kelas XI. Lokasi kegiatan di Laboratorium Komputer. Dilaksanakan di tengah pemberlakuan PPKM, SMK PP Negeri Kupang menerapkan protokol kesehatan dan tes swab antigen bagi peserta.

“Tujuan ANBK adalah mengevaluasi dan memetakan mutu pendidikan bagi tiap satuan pendidikan,” terang Kepala SMK PP Negeri Kupang, Ir. Stepanus Bulu, MP.

Terdapat beberapa instrumen untuk mencapai tujuan tersebut, yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Literasi-Numerasi, Survei Karakter, dan juga Survei Lingkungan Belajar. Hasil dari instrumen ini akan menggambarkan kualitas pendidikan tiap sekolah. Peserta atau siswa-lah yang akan mengisi instrumen tersebut.

“ANBK hari ini berjalan lancar, meskipun terdapat kendala berkaitan dengan jaringan internet di awal tadi,” ujar Paulina Inge Bili, pengawas ANBK dari SMK Negeri 1 Kupang.

Berkaitan dengan ANBK ini, ia berharap di kemudian hari Dinas Pendidikan di Kupang beserta pemangku kebijakan terkait dapat mempersiapkan dan meningkatkan kemampuan siswa-siswi, khususnya terkait literasi. Sebab menurutnya tingkat literasi di NTT rendah jika diukur menggunakan standar nasional.

Kedepannya diharapkan perbaikan pendidikan dilaksanakan secara merata, terkhusus pendidikan pertanian seperti SMK PP Negeri  Kupang, yang merupakan pendidikan vokasi di bawah BPPSDMP Kementerian Pertanian. (*/aln)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top