Enam Mahasiswa UPG 45 Wakili NTT Berlaga di PON XX Papua | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Enam Mahasiswa UPG 45 Wakili NTT Berlaga di PON XX Papua


DUTA KAMPUS. Ketua BPH UPG 45 NTT, Samuel Haning pose bersama official, pelatih dan para atlet di Aula UPG 45 NTT, Kamis (23/9). (FOTO: INTHO HERISON TIHU/TIMEX)

SPORT

Enam Mahasiswa UPG 45 Wakili NTT Berlaga di PON XX Papua


Pihak Kampus Bebaskan SPP Selama Menempuh Pendidikan

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak enam orang mahasiswa asal Universitas Persatuan Guru 1945 (UPG 45) NTT lolos seleksi dan siap berlaga untuk mengharumkan nama NTT pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 di Papua.

Para atlet itu mewakili NTT pada cabang olahraga (Cabor) Tinju, Sepak Bola, dan Atletik. Dari Cabor Tinju ada Luki Hari (Mahasiswa PJKR), atlet Sepak Bola, Firman Selan (Mahasiswa PJKR), atlet Atletik, Erlin Banu (Mahasiswa Sejarah), Nofriana Taunus (Mahasiswa PJKR), Absonia Bel (Mahasiswa PJKR) dan Matilda Bere (Mahasiswa PJKR).

Atlet yang resmi dilepas oleh Ketua Badan Penyelenggara Harian (BPH) UPG 45 NTT, Samuel Haning yang akan mengikuti PON XX Tahun 2021 itu juga dijanjikan akan mendapat kebebasan pembayaran SPP selama menempuh pendidikan di bangku perguruan tinggi.

Samuel Haning dalam sambutan pada acara pelepasan official, pelatih, dan atlet asal UPG 1945 yang akan berlaga di PON XX/2021 Papua, Kamis (23/9) mengatakan, pembebasan biaya SPP bagi enam orang itu sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap mahasiswa UPG 45 NTT berprestasi.

“Enam mahasiswa yang ikut PON XX di Papua dibebaskan dari SPP selama kuliah di UPG 45 NTT sebagai bonus. UPG 45 sangat memperhatikan prestasi mahasiswa-mahasiswi yang mengharumkan nama daerah maupun nama kampus,” tandasnya.

Selain membebaskan biaya SPP, lanjut Samuel Haning, rektor, dekan serta ketua prodi hingga dosen wajib memberikan pelayanan pendidikan yang prioritas. Tidak boleh menghambat segala urusan administrasi enam mahasiswa berprestasi itu.

“Warek III, Dekan, dan Kepro saya minta mencatat nama enam mahasiswa ini, dan harus memperlancar seluruh kegiatan akademik. Urusan administrasi dan biaya SPP selama mereka kuliah di UPG 45 digratiskan,” tegasnya.

Menurut Ketua Pengprov Pertina NTT itu, enam mahasiswa itu menjadi kebanggaan UPG 45 NTT dan kebanggaan Provinsi NTT yang perlu mendapatkan apresiasi, dukungan, dan perhatian khusus. Sehingga mereka terus semangat untuk meraih prestasi.

BACA JUGA: Lepas Kontingen NTT ke PON, Gubernur: Kita Hadir untuk Nyatakan Persatuan dan Kesatuan

“Hal ini menjadi prioritas UPG 45 sesuai program kerja kami yang biasa disebut gong prestasi. Gong Prestasi dalam belajar, gong prestasi dalam olahraga, dan gong prestasi kedamaian. Komitmen kami mendukung seluruh anak daerah untuk berprestasi di kancah nasional hingga internasional,” ungkap pengacara kondang itu.

Sam Haning meminta enam mahasiswa UPG 45 yang akan berkompetisi di PON XX Papua agar tidak meremehkan lawan atau anggap enteng lawan, tetapi harus memberikan penampilan yang terbaik untuk mendapatkan medali di arena PON.

Baginya, medali itu hanya bonus tetapi yang utama itu para atlet harus tampil percaya diri, dan mengeluarkan seluruh kemampuan yang dimiliki, sehingga dengan sendiri bisa meraih medali.

“Saya mendoakan agar mahasiswa saya nanti semangat, dan pulang dengan membawa prestasi. Tunjukan terbaik, medali emas dan perunggu itu urusan kemudian yang penting punya tekad dan semangat pasti tercapai keinginan untuk mendapatkan medali. Kami tidak akan melupakan prestasi adik-adik,” pesannya.

Sam Haningmenambahkan, para atlet akan didampingi official, pelatih untuk berkompetisi pada PON XX di Papua yang berasal dari UPG 45 yakni official David Selan, Pelatih Yoniel Selan, dan Atris Neolaka.

Atlit Tinju yang merupakan mahasiswa PJKR UPG 45, Luki Hari mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dan UPG 45 yang telah mendukung dirinya untuk ikut berkompetisi di PON XX di Papua.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada UPG 45 NTT yang sudah bersedia untuk membebaskan biaya SPP saya selama kuliah nanti, dan saya ucapkan terima kasih juga kepada Pemerintah NTT yang sudah mendukung saya untuk berkompetisi pada PON XX Papua,” ujarnya sembari mengaku sudah dua kali mengikuti PON.

Enam atlet yang merupakan mahasiswa UPG 45 itu dilepas oleh Ketua BPH UPG 45 NTT, Samuel Haning. Turut hadir Rektor UPG 45, David Selan, Wakil Rektor I UPG 45, Uly Riwu Kaho, Wakil Rektor III Dermanto Kise, para pelatih, serta enam atlet. (mg29)

Komentar

Berita lainnya SPORT

To Top