Turun Level 2, Begini Data Covid-19 di Ngada | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Turun Level 2, Begini Data Covid-19 di Ngada


Sekretaris Satgas Covid-19 Ngada, Bernard Ferdinand D. Bura. (FOTO: Saver Bhula/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Turun Level 2, Begini Data Covid-19 di Ngada


BAJAWA, TIMEXKUPANG.com-Penyebaran Covid -19 di Kabupaten Ngada terus mengalami penurunan kasus. Kondisi ini membuat status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah itu turun ke Level 2. Meski demikian, Instruksi Bupati Ngada masih berlaku hingga akhir September.

Sekretaris Satgas Covid-19 Ngada, Bernard Ferdinand D. Bura mengatakan, berdasarkan data yang masuk dua hari sebelumnya, pasien yang terkonfirmasi Covid-19 tidak ada. Sementara kemarin (22/9) hanya terdapat satu orang yang terkonfirmasi Covid-19.

Jumlah pasien yang sedang menjalankan karantina terpusat di Turekisa, kata Ferdinand sebanyak 5 orang. Sementara di Langa tersisa 3 orang, sedangkan karantina mandiri sebanyak 11 orang dan tidak ada lagi pasien yang isolasi di Rumah Sakit Umum (RSU) Bajawa.

“Tinggal 19 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Ngada dengan rincian 11 orang sedang karantina mandiri dan 8 menjalani karantina terpusat. Namun tinggal beberapa hari kedepan masa berakhir karantina,” ungkap Ferdinand kepada TIMEX di Posko Covid-19 terpusat Kabupaten Ngada, Kamis (23/9).

Masih menurut Ferdinand, jumlah wilayah yang masuk zona merah sudah tidak ada lagi. “Saya yakin kasus ini akan terus menurun. Untuk Kabupaten Ngada sendiri sudah turun kategori level dua sejak 16 September lalu. Soal PPKM sesuai instruksi Bupati tetap berlaku hingga akhir bulan September,” katanya.

Dikatakan, dari Satgas Kabupaten Ngada juga sudah dapatkan informasi dari pastor paroki bahwa rencana pernikahan, sambut baru akan dilakaanakan pada Oktober. “Informasi ini sangat penting untuk kita, agar Satgas bisa lakukan pemantauan bagaimana penerapan prokes,” jelasnya.

Bernard menegaskan, jika memang mendapatkan adanya soundsystem sebagai alat untuk mengundang kerumunan, maka pihaknya akan menghentikan kegiatan itu. “Kita akan memperhentikan hal itu, bahkan mengambil sound system itu. Tentunya kita akan lebih mengendepankan pendekatan persuasif,” tegasnya. (*)

PENULIS: SAVER BHULA

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top