Beras PKH untuk Anak Disabilitas Terendam Banjir, Bupati Ende Minta BPBD Bantu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Beras PKH untuk Anak Disabilitas Terendam Banjir, Bupati Ende Minta BPBD Bantu


Ketua RT 07 Ipi, Kelurahan Tetandara, Agustianingsih saat menyampaikan keluhannya kepada Bupati Ende Djafar Achmad, Jumat (24/9). (FOTO: ALEXIUS RAJA SEKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Beras PKH untuk Anak Disabilitas Terendam Banjir, Bupati Ende Minta BPBD Bantu


ENDE, TIMEXKUPANG.com-Hujan deras dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur Kota Ende dan sekitarnya pada Kamis (23/9), tidak hanya menggenangi permukiman warga, namun merendam belasan karung beras milik anak-anak disabilitas yang ada di Kelurahan Tetandara.

Ketua RT 07 Ipi, Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan, Agustianingsih mengatakan hal ini di sela-sela kunjungan Bupati Ende, Djafar Achmad saat memantau dampak banjir di kelurahan tersebut, Jumat (24/9).

Agustianingsih mengatakan, beras program keluarga harapan (PKH) yang diperuntukkan bagi 15 anak disabilitas tersebut tidak bisa digunakan lagi. “Kondisi beras itu sudah rusak akibat terendam banjir. Kebetulan beras tersebut saya simpan di kios saya dan belum saya salurkan. Namun saat hujan deras saya belum sempat selamatkan,” ujar Agustianingsih yang mengaku, beras ini baru ia ambil sehari sebelumnya di Dolog setempat, dan belum sempat didistribusikan.

Menurut Agustianingsih, beras sebanyak 15 karung itu tidak bisa lagi digunakan lagi, sehingga Ia berharap pemerintah agar bisa membantu menggantikan. Hal itu sudah Ia sampaikan kepada Bupati Djafar Achmad saat mengunjungi wilayah tersebut.

BACA JUGA: Banjir Rendam Puluhan Rumah di Kelurahan Tetandara, Bupati Ende: Akibat Warga Buang Sampah di Got

Menyikapi hal itu, Bupati Djafar Achmad menyatakan Pemerintah siap membantu. Meski sebut dia, beras tersebut adalah bantuan dari Dinas Sosial namun ia memerintahkan BPBD untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Memang itu ranahnya Dinas Sosial, namun ini bagian dari dampak bencana banjir, BPBD saya minta untuk bantu,” kata Bupati Djafar.

Setidaknya di RT 07 semua warga terdampak. Luapan banjir menggenangi rumah warga seperti yang disampaikan Ketua RT 07 Agustianingsih kini masing-masing warga membersihkan rumah masing-masing.

“Mereka titip pesan ke saya agar bisa perhatikan mereka khususnya perbaikan drainase. Karena jika tidak setiap hujan pasti hal yang sama terus terjadi,” ujar Bupati Djafar. (Kr7)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top