Kunker ke Ende, Menhub Budi Karya Sumadi Bawa Kabar Baik | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kunker ke Ende, Menhub Budi Karya Sumadi Bawa Kabar Baik


Menhub Budi Karya Sumadi bersama para Dirjen, Bupati Ende Djafar Achmad foto bersama di depan situs rumah pengasingan Bung Karno di Jalan Perwira Ende, di sela-sela kunker ke Ende, Minggu (26/9). (FOTO: ALEXIUS RAJA SEKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kunker ke Ende, Menhub Budi Karya Sumadi Bawa Kabar Baik


ENDE, TIMEXKUPANG.com-Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI), Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ende, Minggu (27/9). Saat mendarat di Bandara Haji Hasan Aroebusman Ende, Menhub yang didampingi Dirjen Perhubungan Laut dan Dirjen Perhubungan Darat, diterima Bupati Ende, Djafar Achmad bersama Dandim 1602/Ende dan Kapolres Ende. Hadir seluruh unsur jajaran perhubungan baik Pelindo, KSOP dan juga manajemen Bandara Haji Hasan Aroebusman Ende.

Setelah rehat sejenak di ruang tunggu VIP Bandara, Menhub Budi Karya Sumadi dan rombongan mengunjungi Situs Rumah Pengasingan Presiden Pertama RI, Soekarno di Jalan Perwira Ende. Dari Rumah Pengasingan Bung Karno, Menhub meninjau Pelabuhan Ende.

Di Pelabuhan Ende, Menhub Budi Karya secara saksama mendengarkan penjelasan Bupati Djafar terkait kondisi dermaga serta lalu-lalang kapal di pelabuhan itu. Setelah dari pelabuhan, Menhub dan rombongan menuju Bandara Haji Hasan Aroebusman, melakukan pertemuan sejenak, selanjutnya kembali ke Jakarta.

Meski kunjungan kerja Menhub dan rombongannya tak berlangsung lama, namun kehadiran orang nomor satu di jajaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) itu membawa kabar baik untuk masyarakat Ende.

Bupati Ende, Djafar Achmad usai mendampingi Menhub kepada awak media mengatakan bahwa, ada dua poin yang menjadi agenda penting kunjungan Menhub di Ende. Poin pertama terkait pengembangan bandara, dan kedua mengenai pengembangan dan status pengelolaan Pelabuhan Ende ke depan.

“Ada dua poin yang dibicarakan terkait rencana pengambangan bandara, yakni perluasan terminal dan terkait dengan pekerjaan Pelabuhan Ende,” jelas Bupati Djafar.

Untuk terminal Bandara Haji Hasan Aroebusman, menurut Bupati Djafar, Menhub mengatakan akan memperluas kawasan terminal bandara dengan membangun terminal di sebelah barat landasan pacu. Karena itu, sebut Bupati Djafar, Menhub berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ende bisa menyiapkan setidaknya 5 hektare lahan. “Kita sudah ada 2 hektare, jadi kita usahakan lagi setidaknya tambahan 1 hektare lagi,” sebut Bupati Djafar.

Bupati Djafar menyebutkan, meski regulasi menyaratkan pengadaan tanah harus dari pemerintah setempat, namun Pemkab Ende akan meminta dukungan anggaran dari Kemenhub terkait pengadaan tanah. “Kita coba usahakan intervensi anggaran untuk itu, meski regulasi menyatakan itu kewenangan daerah,” katanya.

Guna mendukung rencana perluasan terminal bandara, Bupati Djafar mengaku, Pemerintah akan melakukan sosialisasi dan komunikasi dengan warga untuk bisa melepaskan hak atas tanah mereka.

“Tentunya pembangunan ini nanti punya dampak, tinggal bagaimana kita komunikasikan untuk perluas lagi bandara dengan membangun terminal di sisi barat,” ujar Bupati Djafar.

Mengenai fasilitas jalan menuju terminal di sisi barat tersebut sebagaimana yang ditanyakan Menhub Budi Karya Sumadi, menurut Bupati Djar, sarana jalan sudah ada, tinggal dilakukan pendekatan untuk pembebasan lahan.

Selanjutnya terkait Pelabuhan Ende, Bupati Djafar mengaku sedang dalam proses pengusulan. Kedepan Pelabuhan di Ende akan langsung berada di bawah PT Pelindo III. “Kita (Pelabuhan di Ende, Red) nantinya akan berada langsung di bawah PT Pelindo III karena kita punya beberapa pelabuhan seperti Ende, Ipi, Nangakeo, dan Maurole,” sebut Bupati Djafar.

Bupati Djafar berharap, apa yang telah dibicarakan Menhub Budi Karya Sumadi bisa segera terwujud, dan Pemkab Ende siap mendukung penuh. (Kr7)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top