Hasil Evaluasi PTM, Dinas Pendidikan Kota Temuka Satu SD Negeri Langgar Juknis | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Hasil Evaluasi PTM, Dinas Pendidikan Kota Temuka Satu SD Negeri Langgar Juknis


PANTAU PTM. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Herman Man saat memantau pelaksanaan PTM di salah satu SMP di Kota Kupang. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

PENDIDIKAN

Hasil Evaluasi PTM, Dinas Pendidikan Kota Temuka Satu SD Negeri Langgar Juknis


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Kupang selama satu minggu ini berjalan lancar. Namun ada salah satu SD Negeri di Kota Kupang yang ditemukan melanggar ketentuan PTM yang sudah ditetapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumuliahi Djami mengatakan, ada salah satu SD yang menggelar pembelajaran tatap muka untuk semua kelas atau jenjang. Padahal sesuai ketentuan, PTM dilakulan secara bertahap, bukan semua kelas atau jenjang mengikuti pembelajaran tatap muka.

“Sampai Sabtu kemarin kami temukan hanya ada satu masalah, karena sekolah yang bersangkutan semua siswanya masuk pembelajaran tatap muka, bukan dilakukan secara berjenjang,” kata Dumuliahi saat diwawancarai di kantor DPRD Kota Kupang, Senin (27/9).

Dengan adanya temuan ini, Dumul mengaku, Dinas Pendidikan memanggil pimpinan sekolah yang bersangkutan dan diarahkan agar kembali mengikuti petunjuk Dinas Pendidikan, yaitu pembelajaran tatap muka dimulai dengan kelas I dan kelas V saja. “Sementara untuk sekolah lainnya berjalan dengan aman dan lancar sesuai dengan petunjuk dari Dinas Pendidikan,” jelas Dumul tanpa menyebut sekolah yang telah melanggar ketentuan itu.

Dumul meminta agar semua sekolah wajib mematuhi petunjuk yang diberikan, yaitu memulai pembelajaran tatap muka secara bertahap, dan bukan semua anak masuk sekolah.

Hal ini, kata Dumul, dilakukan sembari menunggu adanya penetapan status pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level II. Jika level II, maka akan dilanjutkan dengan kelas dua dan enam.

Saat ditanyai apakah selama sepekan menggelar PTM, adakah laporan kasus Covid-19 di sekolah, menurut Dumul, sampai sekarang pihaknya tidak menemukan kasus atau laporan terkait siswa yang terkonfirmasi ketika berada di sekolah. Karena itu, Dumul tetap mengingatkan pihak sekolah agar tetap mempertahankan protokol kesehatan yang ketat sehingga jangan sampai ada klaster sekolah.

“Jika ditemukan nantinya ada klaster sekolah, maka sekolah yang bersangkutan kegiatan pembelajarannya dihentikan sementara selama 3 hari,” pungkasnya. (mg25)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top