Kontraktor Perbaiki dan Bangun Baru, Jaksa Hentikan Penyelidikan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kontraktor Perbaiki dan Bangun Baru, Jaksa Hentikan Penyelidikan


PERIKSA. Tim Penyidik Kejari TTU bersama Tim Ahli PNK didampingi PPK dan rekanan saat melakukan pemeriksaan terhadap hasil perbaikan Bronjong Maslete, di wilayah Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kontraktor Perbaiki dan Bangun Baru, Jaksa Hentikan Penyelidikan


Kasus Dugaan Penyimpangan Pekerjaan Bronjong Maslete di TTU

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (TTU) menghentikan penyelidikan atas kasus dugaan penyimpangan pekerjaan proyek bronjong di wilayah bantaran kali Maslete, Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Penghentian penyelidikan terhadap kasus tersebut dilakukan pasca pihak kontraktor, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan konsultan pengawas pekerjaan itu melakukan perbaikan dan membangun kembali kerusakan pada bronjong itu.

Kepala Kejari (Kajari) TTU, Roberth Jimmy Lambila kepada TIMEX, Senin (27/8) mengatakan, keputusan Tim Penyidik Kejari TTU menghentikan penyelidikan atas kasus dugaan penyimpangan dalam pengerjaan bronjong di bantaran kali Maslete lantaran pihak kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, dan PPK kooperatif untuk melakukan perbaikan dan bangun baru kerusakan dari bronjong tersebut.

“Jadi dengan mempertimbangkan soal asas kemanfaatan maka, waktu itu saya memberikan kesempatan kepada pihak kontraktor termasuk dengan PPK dan pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dan mereka sudah selesaikan,” ungkapnya.

Kajari Roberth menambahkan, sikap tim penyidik Kejari TTU melakukan penghentian penyelidikan atas kasus tersebut bertujuan mengedepankan kepastian hukum kepada para pihak yang memiliki keterlibatan dalam pekerjaan bronjong Maslete.

Menurut Robert, tim ahli dari Politeknik Negeri Kupang (PNK) telah melakukan pemeriksaan ulang pasca dikerjakan kembali oleh pihak terkait. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Tim Ahli Politeknik Kupang menegaskan bahwa pengerjaan ulang Bronjong Maslete telah sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam kontrak.

BACA JUGA: Uji Hasil Perbaikan, Jaksa-Tim Ahli PNK Periksa Bronjong Kali Maslete

Karena itu, lanjut Roberth, pasca menerima usulan tim penyelidik, maka Kajari TTU telah memberikan persetujuan untuk ditutup. Dengan pengeculian apabila di kemudian hari ditemukan bukti-bukti baru akan dilakukan penyelidikan ulang.

“Memang dalam KUHAP hal-hal yang diatur atau produk hukum yang tertulis yakni; penghentian penyidikan. Namun, perihal penghentian penyelidikan, secara yuridis tidak diatur secara detail dalam KUHAP, namun demi kepastian hukum, kita akan sampaikan kepada pihak-pihak terkait seperti OPD dan pihak lain bahwa penyelidikan tersebut sudah ditutup,” jelasnya.

Kajari Roberth menegaskan, sikap Tim Penyidik Kejari TTU menghentikan penyelidikan kasus dugaan penyimpangan pekerjaan Bronjong Maslete dipastikan tanpa transaksional.

Namun, Roberth menegaskan, apabila dikemudian hari mencuat informasi ada transaksional antara pihak kontraktor dan tim penyelidik atau pihak lain, maka dirinya akan memproses dan menindak secara tegas para pihak tersebut.

“Kalau ada oknum jaksa atau pihak lain yang mau mengambil keuntungan dari penghentian penyelidikan terhadap kasus ini, saya tidak akan segan-segan untuk proses hukum,” tegasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top