Pemkot Usul 3 Ranperda, Satunya Perubahan Nama PDAM Jadi Perumda | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemkot Usul 3 Ranperda, Satunya Perubahan Nama PDAM Jadi Perumda


SIDANG DEWAN. Pemkot Kupang mengajukan tiga Ranperda Kota Kupang sebagai usul inisiatif pemerintah saat pembukaan Masa Sidang III DPRD Kota Kupang tahun 2021, di ruang sidang utama DPRD Kota, Senin (11/10). (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pemkot Usul 3 Ranperda, Satunya Perubahan Nama PDAM Jadi Perumda


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengajukan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ke DPRD Kota Kupang. Tiga Ranperda inisiatif pemerintah itu, yakni Ranperda tentang Penyertaan Modal Daerah pada Perseroan Terbatas (PT) Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT), penyesuaian bentuk hukum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang, dan penyertaan modal daerah pada Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bening Lontar.

Pengajuan tiga Ranperda inisiatif pemerintah ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Fahrensi Funay, saat pembukaan Masa Sidang III DPRD Kota Kupang tahun 2021, di ruang sidang utama Kantor DPRD Kota Kupang, Senin (11/10).

Fahrensi Funay menjelaskan, pengajuan tiga Ranperda tersebut untuk mewujudkan kemandirian keuangan daerah demi suksesnya pelaksanaan otonomi daerah, maka perlu meningkatkan pendapatan asli daerah melalui tambahan penyertaan modal daerah sebagai investasi daerah.

Berdasarkan ketentuan pasal 41 ayat 5, Undang-undang Nomor 1 tahun 2004, tentang Perbendaharaan Negara dan pasal 333 ayat 1, Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, penyertaan modal ditetapkan dengan Peraturan Daerah (Perda).

Selain itu, berdasarkan pasal 139 ayat 1 peraturan pemerintah nomor 54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), maka BUMD milik pemerintah daerah terdiri atas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) dan Perusahaan Daerah (Perseroda).

Sehingga perlu dilakukan penyesuaian bentuk hukum PDAM Kota Kupang menjadi Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minun Kota Kupang.

Fahrensi menjelaskan, dalam rangka penyediaan air bersih bagi kebutuhan masyarakat guna peningkatan kesejahteraan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia, untuk mendukung perluasan cakupan layanan air bersih melalui pembangunan sambungan baru, bagi setiap rumah di Kota Kupang.

Pengajuan itu juga sebagai tindaklanjut nota kesepakatan antara Direktorat Air Minum pada Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Pemkot Kupang tentang sistem penyediaan air minum kali dendeng dalam mendukung pemenuhan air minum di Kota Kupang.

“Maka Pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk membangun unit pelayanan sebanyak 12.000 SR, melalui skema penyertaan modal daerah kepada Perumda Air Minum Kota Kupang,” jelasnya. (mg25)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top