PLN Gelar Pelatihan Souvenir Khas Sumba Timur | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

PLN Gelar Pelatihan Souvenir Khas Sumba Timur


POSE BERSAMA. Tampak pose bersama para pejabat mewakili baik PLN maupun pemerintah Kabupaten Sumba Timur usai pembukaan pelatihan belum lama ini.(IST)

Advetorial

PLN Gelar Pelatihan Souvenir Khas Sumba Timur


Dukung Geliat UMKM

KUPANG, TIMEXKUPANG.com – PT. PLN ( persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) terus memberi dukungan bagi peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah kerjanya. Wujud dukungan salah satu BUMN di wilayah NTT ditunjukan dengan menggelar pelatihan kepada para pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Sumba Timur.

Pelatihan yang dilakukan kepada para pelaku UMKM di Kabupaten Sumba Timur khususnya Desa Pariwisata Kuta, Kecamatan Kanatang, berupa pembuatan Souvenir Khas Sumba yang berlangsung selama dua hari mulai dari tanggal 06 sampai dengan 07 Oktober 2021. Kegiatan ini mengikutsertakan 26 orang perempuan di Kecamatan Kanatan. Tujuannya untuk membentuk dan mendukung terciptanya ekonomi kreatif di Kisaran Desa Pariwisata Kabupaten Sumba Timur.

Tidak hanya itu program CSR PLN Peduli yang terlaksana di Sumba Timur belum lama ini juga memberikan sertifikat kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas semangat untuk berwirausaha.

” Pelatihan pembuatan Souvenir Khas Sumba dilaksanakan selama dua hari berikutan, khusus bagi para ibu yang berjumlah 26 orang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program CSR PLN Peduli yang bertujuannya memberdayakan para pelaku UMKM guna merangsang ekonomi kreatif masyarakat,” jelas Manager PLN UP3 Sumba, Blasius Gani melalui press release yang diterima Timor Express di Kupang kemarin (13/10) siang.

Lebih jauh dijelaskan kegiatan selama dua hari berikutan yang dilaksanakan belum lama ini merupakan wujud komitmen PLN untuk
mendukung SDG’s (Sustainibility Development Goals) atau Pembangunan berkelanjutan yang sedang digalakan pemerintah saat ini. Alasannya UMKM berperan aktif menciptakan pekerjaan yang layak bagisekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi melalui kreasi kreatif masyarakat.

“Kita berharap melalui pelatihan selama dua hari para peserta bisa berkreasi untuk mengolah atau mendaur ulang bahan bahan rumah tangga yang ada di sekitar menjadi souvenir khas Sumba guna meningkatkan pendapatannya dimasa pandemi,” kata Blasius Gani.

Menanggapi kegiatan CSR PLN Peduli dimaksud,
Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Sumba Timur, Niko Pandaranga, menyampaikan apresiasi kepada PT. PLN ( persero) UIW NTT atas prakarsanya melatih para pelaku UMKM di Sumba Timur untuk membuat souvenir khas Sumba dari potensi alam yang dimiliki.

“Mewakili pemerintah Kabupaten Sumba Timur, kami menyambut baik upaya yang dilakukan PLN berupa CSR/TJSL bagi pelaku usaha Desa Pariwisata di tengah situasi yang sulit saat ini,” ungkap Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Sumba Timur.

“Walaupun saat ini masyarakat, pemerintah dan pihak swasta menghadapi situasi sulit dimasa pandemi ini tapi PLN masih punya hati dan kepedulian sosial dengan menganggarkan sejumlah dana melalui
program TJSL untuk melatih para pelaku UMKM di daerah guna meningkatkan kapasitas keterampilannya,” tambahnya.

Senada dengan itu perwakilan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Sumba Timur, Eva Heryati, meminta para peserta pelatihan agar optimis dan tidak perlu kuatir dengan masa depan bisnis usahanya. “PKK akan turut membantu dalam memasarkan produk yang ada sesuai dengan Motto PKK Sumba Timur “Mantap” yakni “Melayani Tanpa Pamrih,” kata Eva Heryati.Asal tahu saja pelatihan selama dua hari di Desa Pariwisata Kuta, juga dimanfaatkan untuk mengkampanyekan
promo tambah daya listrik hanya Rp 201.000 berlaku sampai dengan 31 Oktober 2021 bagi konsumen tegangan rendah 1 phasa daya 450 VA sampai dengan 4.400 VA untuk semua golongan tarif yang mengajukan permohonan penambahan daya akhir sampai dengan daya 5.500 VA. (ogi).

Baca Selengkapnya
Rekomendasi untuk anda ...
Komentar

Berita lainnya Advetorial

To Top