Atasi Kemiskinan Ekstrem di NTT, Warpres Minta Sinergikan Program Pusat dan Daerah | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Atasi Kemiskinan Ekstrem di NTT, Warpres Minta Sinergikan Program Pusat dan Daerah


PENJELASAN. Wapres RI, K.H. Ma'ruf Amin didampingi Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan penjelasan kepada awak media usai Rapat Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di Provinsi NTT. Selain hadir Gubernur VBL, juga hadir Bupati Sumba Timur, TTS, Rote Ndao, Sumba Tengah, dan Bupati Manggarai Timur di aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Minggu (17/10). (FOTO: IMRAN LIARIAN/TIMEX)

NASIONAL

Atasi Kemiskinan Ekstrem di NTT, Warpres Minta Sinergikan Program Pusat dan Daerah


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Wakil Presiden (Wapres) RI, K. H. Ma’ruf Amin mengatakan, perlu menyinergikan program-program pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT sampai ke kabupaten/kota dalam upaya mengatasi kemiskinan esktrem dengan sasaran llima kabupaten di NTT.

“Kunjungan ini selain menyampaikan program-program besar yang dicanangkan dalam penanggulangan kemiskinan ekstrem di 5 Kabupaten menjadi 0 persen, juga sekaligus penurunan kemiskinan di kabupaten se-NTT sampai tahun 2024,” jelas Wapres K. H. Ma’ruf Amin usai Rapat Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di Provinsi NTT bersama Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Bupati Sumba Timur, TTS, Rote Ndao, Sumba Tengah, dan Bupati Manggarai Timur di aula Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur NTT, Minggu (17/10).

Wapres RI menambahkan bahwa apa yang diharapkan oleh Pemerintah Pusat secara nasional itu 8 persen penurunan kemiskinan.

“Yang penting adalah kami ingin menyinergikan dan koordinasikan program-program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dengan provinsi dan kabupaten. Saya kira ada banyak ide-ide yang muncul yang sesuai dengan tantangan dan kondisi yang ada di NTT ini,” ungkapnya.

Wapres RI menginginkan penerapan program-program yang lebih kontesktual sesuai apa yang diharapkan atau yang dihadapi oleh NTT. “Kunjungan ini bukan hanya kita menyampaikan atau mendengar, tapi kita melakukan penyempurnaan-penyempurnaan,” pungkasnya. (mg22)

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

Populer

To Top