Jaksa Sita Aset Milik Kades Makun di Rumah Mertua, Ini Jenis Barangnya | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Jaksa Sita Aset Milik Kades Makun di Rumah Mertua, Ini Jenis Barangnya


JAKSA SITA. Sejumlah aset milik tersangka Mateus Anoit yang disita Tim Penyidik Kejari TTU di rumah mertuanya di Desa Akomi, Kecamatan Miomaffo Tengah, Minggu (17/10). Tampak satu unit sepeda motor KLX dan mobil Daihatsu Terrios. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Jaksa Sita Aset Milik Kades Makun di Rumah Mertua, Ini Jenis Barangnya


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) TTU kembali melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset milik tersangka Mateus Anoit selaku Kepala Desa Makun, Kecamatan Biboki Feotleu.

Penyitaan terhadap sejumlah aset tersebut guna pemulihan keuangan negara yang selama ini diduga ditilep sang kades untuk memperkaya diri dan keluarga.

Sesuai data yang dihimpun TIMEX, Tim Penyidik Kejari TTU berhasil menyita satu unit mobil terios dengan nomor polisi N 1582 DV, satu unit mobil dump truck, satu unit motor Kawasaki KLX dan sebuah mesin cetak batako.

Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila kepada TIMEX, Minggu (17/10) mengatakan, penyitaan ini setelah Tim Penyidik Kejari TTU melakukan penelusuran terhadap sejumlah aset yang dimiliki mantan Kades Makun, Mateus Anoit.

Kajari Roberth mengaku, penelusuran awal tim penyidik dipimpin Kasi Barang Bukti, Rezza Faundra Afandi. “Untuk pemulihan kerugian keuangan negara, tim penyidik melakukan penelusuran terhadap sejumlah aset yang dimiliki tersangka, dan dari hasil penelusuran awal, tim intelejen menemukan sejumlah aset yang dimiliki tersangka sehingga langsung disita dan diamankan,” jelasnya.

BACA JUGA: Jadi Tersangka Korupsi, Jaksa Sita Mobil Milik Mantan Kades Banain B

Roberth menambahkan, selain aset-aset yang telah disita itu, hasil penelusuran tim intelejen Kejari TTU juga diperoleh informasi ada sejumlah aset lain milik sang mantan kades, yakni tanah, tabungan di sejumlah koperasi dan bank maupun aset bernilai lainnya.

Untuk itu, lanjut Kajari Roberth, tim intelejen sementara melakukan penelusuran lebih lanjut dan apabila terbukti bahwa aset tersebut benar milik tersangka yang diperoleh dengan menggunakan dana desa, maka akan disita untuk menjadi milik negara.

“Ada informasi yang sudah diperoleh tim intelejen terkait sejumlah aset yang dimiliki oleh tersangka baik itu aset tanah di Kupang maupun di TTU. Ada juga tabungan di koperasi dan bank yang sementara dilakukan penelusuran untuk disita dan diamankan,” tegasnya.

Sebelumnya, dua Kades di TTU, yakni Kades Makun, Kecamatan Biboki Feotleu, Mateus Anoit dan Kades Banain B, Kecamatan Bikomi Utara, Yulius Kolo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana desa di desa yang mereka pimpin.

Selain kedua kades tersebut, Tim Penyidik Kejari TTU juga menetapkan Bendahara Desa Makun, Krisantus Atitus sebagai tersangka dalam kasus yang sama di Desa Makun sejak tahun 2017 sampai dengan sekarang.

Penyidik Kejari TTU juga telah menyita aset milik Kades Benain B, Yulius Kolo beberapa hari lalu. Aset ini disita karena diduga didapat dari hasil melakukan korupsi. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top