Target PAD Tambah Rp 1 Miliar, Bapenda Optimistis Capai Target | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Target PAD Tambah Rp 1 Miliar, Bapenda Optimistis Capai Target


Kepala Bapenda Kota Kupang, dr. I Wayan Ari Wijana. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Target PAD Tambah Rp 1 Miliar, Bapenda Optimistis Capai Target


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang, dinaikan sebesar Rp 1 Miliar pada sidang anggaran perubahan APBD Kota Kupang tahun anggaran 2021.

Target pendapatan sebesar Rp 1 miliar ini didistribusikan ke Pajak Restoran sebesar Rp 800 juta, Rp 50 juta dari pajak parkir, dan Rp 150 juta dari retribusi persampahan di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kupang, dr. I Wayan Ari Wijana, saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Minggu (17/10), mengatakan, pihaknya optimistis akan mencapai target PAD yang sudah ditetapkan.

Menurut Ari Wijana, sebelum sidang perubahan, capaian PAD sudah mencapai 56 persen dari target, yakni sebesar Rp 182 miliar.

“Pada saat ini, posisi sudah mencapai 62 persen. Memang sebelum sidang perubahan itu pajak restoran sudah mencapai 63 persen, makanya kita berani untuk menambah target pendapatan pada pajak restoran,” ungkapnya.

Sementara untuk capaian pajak yang bisa dikatakan rendah, adalah pajak hiburan yang baru mencapai 6 persen, pajak hotel juga baru mencapai 40 persen.

“Jadi kita tambah pada target pajak restoran, dasarnya karena pada saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level IV, sudah mencapai 60 persen lebih, artinya kalau sekarang level II, maka diharapkan bisa capai target yang ditetapkan,” terangnya.

Jadi, kata Ari Wijana, sisa waktu tiga bulan ini diharapkan capaian pajak restoran bisa dipenuhi sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kita penuh perjuangan dan semangat. Di Bapenda juga serius mencapai targat Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB, dari target Rp 18 miliar lebih, sekarang sudah mencapai Rp 13,8 miliar,” ungkapnya.

Ari Wijayana mengaku, Bapenda juga terus berkoordinasi dengan KPK dan Korsupga, agar pajak asli daerah ini bisa dicapai. (mg25)

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

Populer

To Top