FPIK UKAW Gelar Pelatihan Diversifikasi Olahan Perikanan Bagi Pemuda Gereja | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

FPIK UKAW Gelar Pelatihan Diversifikasi Olahan Perikanan Bagi Pemuda Gereja


PELATIHAN OLAHAN IKAN. Sejumlah pemuda Rayon IX Gereja Genezareth Danau Ina, ibu-ibu rumah tangga dan sejumlah mahasiswa FPIK UKAW sementara mengolah hasil ikan dalam kegiatan PKM FPIK UKAW di halaman rumah Dekan FPIK UKAW, Kelurahan Lasiana, Rabu (20/10). (FOTO: IMRAN LIARIAN/TIMEX)

PENDIDIKAN

FPIK UKAW Gelar Pelatihan Diversifikasi Olahan Perikanan Bagi Pemuda Gereja


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana (FPIK-UKAW) menggelar pelatihan diversifikasi olahan perikanan bagi pemuda gereja, khususnya pemuda
Rayon IX GMIT Jemaat Genezareth Danau Ina, Kelurahan Lasinana, Rabu (20/10).

Dekan FPIK UKAW, Umbu P. L. Dawa, S.Pi., M.Sc, kepada TIMEX di lokasi kegiatan, Rabu (20/10) menjelaskan, pelatihan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) FPIK UKAW. Kegiatan pelatihan berpusat di halaman rumah Dekan FPIK UKAW, Umbu P. L. Dawa, RT 13/RW 11 Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

“Tujuannya memberikan ilmu tentang teknik diversifikasi pengolahan hasil ikan. Selain itu, memberikan kesempatan kepada sejumlah mahasiswa FPIK untuk belajar dan mempraktikkan ilmu pengetahuan yang telah mereka peroleh serta terlibat langsung dalam kegiatan tersebut,” jelas Umbu Dawa.

Sementara Ketua Program Studi Hasil Perikanan FPIK UKAW sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan PKM FPIK UKAW, Dewi S. Gadi, S.Pi., M.Sc, menjelaskan bahwa kegiatan PKM dilakukan berdasarkan hasil riset dan pengetahuan yang ditransfer ke masyarakat maupun jemaat.

“Tujuannya dengan pelatihan diharapkan memberikan motivasi bagi pemuda-pemudi jemaat untuk mengembangkan usaha diversifikasi olahan perikanan,” ungkapnya.

Diversifikasi olahan, jelas Dewi, adalah salah satu kegiatan pengakenaragaman suatu produk yang mempunyai nilai tambah, seperti penjualan hasil produk olahan untuk meraih keuntungan. Artinya ikan tidak sebatas hanya untuk konsumsi semata. “Tujuan utama adalah menarik minat pemuda-pemudi untuk mengembangkan usaha melalui pelatihan ini,” ujarnya.

Dijelaskan, kegiatan PKM ini ada empat produk yang dilatih yakni bakso ikan, nuget ikan, kaki naga ikan dan stik ikan. Bahan bakunya adalah ikan Tuna.

Dewi menyebutkan, diversifikasi adalah bentuk penganekaragaman produk hasil perikanan yang memiliki nilai tambah. Artinya pengolahan ikan bukan hanya untuk konsumsi tapi bisa dikembangkan menjadi ladang usaha. Ini adalah salah satu keuntungan yang didapat dari hasil pelatihan ini.

Dalam pelatihan melibatkan 20 orang yang merupakan gabungan pemuda-pemudi Rayon IX Jemaat Genezareth Danau Ina dan ibu-ibu rumah tangga sekitar Rayon IX. Harapannya adalah pemuda-pemudi dapat menyerap ilmu yang didapat sekaligus meningkatkan semangat pemuda-pemudi dalam berwirausaha dengan bekal ilmu yang didapat. Dengan demikian dapat menjadi ladang untuk berusaha bagi pemuda-pemudi Rayon IX melalui pengolahan hasil ikan.

Sementara Ketua Pemuda Rayon IX GMIT Genezareth Danau Ina, Elsi Rambu Newa, mengaku sangat bersyukur dengan adanya pelatihan seperti ini dari FPIK UKAW.

“Kami bisa belajar bagaimana cara mengolah ikan dengan baik untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki nilai jual. Prinsipnya ke depannya dari ilmu yang didapat ini dapat dikembangkan menjadi usaha paten dari pemuda-pemudi Rayon IX Gereja Genesareth Danau Ina,” pungkasnya (mg22)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

Populer

To Top