BPJS Ketenagakerjaan dan Hiswana Migas Sepakat Wujudkan Perlindungan Program Jamsostek | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

BPJS Ketenagakerjaan dan Hiswana Migas Sepakat Wujudkan Perlindungan Program Jamsostek


PKS. Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin, dan Ketua Umum Hiswana Migas, Rachmad Muhamadiyah bersalaman usai menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) di salah satu hotel di Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/10/2021). (FOTO: Dok. BPJamsostek)

BISNIS

BPJS Ketenagakerjaan dan Hiswana Migas Sepakat Wujudkan Perlindungan Program Jamsostek


SURABAYA-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BPJamsostek) dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang sinergi penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

PKS ini ditandatangani langsung Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin, dan Ketua Umum Hiswana Migas, Rachmad Muhamadiyah, di salah satu hotel di Kota Surabaya, Senin (3/10/2021).

Kerja sama ini ditujukan untuk menyinergikan sumber daya yang ada dari kedua pihak agar penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan dapat berjalan secara efektif, efisien, dan terkoordinasi.

Zainudin dalam sambutannya mengatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama yang dilakukan ini, dirinya menerangkan bahwa Hiswana Migas merupakan salah satu ekosistem yang cukup besar di Indonesia, sehingga dengan sinergi ini akan berdampak baik bagi pekerja di dalamnya.

“BPJS Ketenagakerjaan menyambut baik kerja sama ini, kita hadirkan di sini seluruh perwakilan cabang, agar apa yang kita kerjasamakan hari ini, apa yang kita niatkan hari ini, bisa langsung operasional oleh seluruh cabang kami di daerah,” tegas Zainudin.

Zainudin menambahkan, hal ini sangat penting untuk dilaksanakan dikarenakan jaminan sosial ketenagakerjaan dimandatkan kepada BPJamsostek sebagai penyelenggara. Dan tentu sebagai badan penyelenggara, BPJamsostek tidak bisa bekerja sendiri, program yang bagus dari negara tersebut harus sampai kepada masyarakat dengan dukungan dari seluruh pihak.

“Semoga ini akan berdampak positif bagi kedua belah pihak, sekaligus memiliki kontribusi positif juga pada kesejahteraan pekerja Indonesia dan memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” tambahnya.

Sebagai informasi, Hiswana Migas merupakan mitra resmi dari Pertamina yang menjalankan unit-unit usaha Pertamina. Anggota Hiswana Migas tersebar di seluruh wilayah Indonesia yang terdiri dari pengusaha ritel minyak tanah, SPBU, SPPBE, Agen LPG, Pelumas, Transportir, Petrokimia, Premium dan Minyak Solar Packed Dealer (PSPD), dan Agen Premium dan Minyak Solar (APMS).

Profil kepesertaan ekosistem Hiswana Migas berdasarkan kode ILO per bulan Agustus 2021 antara lain 8.274 pemberi kerja/badan usaha sudah terdaftar di BPJamsostek dengan total 141.960 tenaga kerja. Angka ini akan terus bertambah melihat masih adanya potensi sejumlah 1.726 pemberi kerja/badan usaha yang belum terdaftar dengan jumlah pekerja 181.230 tenaga kerja.

Senada dengan Zainudin, Rachmad Muhamadiyah dalam sambutannya juga mengatakan, kerja sama yang disepakati ini akan membantu seluruh anggota Hiswana Migas memahami seluruh program jaminan sosial ketenagakerjaan serta manfaat yang akan diterima.

“Kami sangat senang dengan kerja sama ini, masih banyak anggota yang belum mengetahui program dan manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan. Mudah-mudahan ini bisa membawa manfaat kepada seluruh anggota Hiswana Migas agar mendapat program-program Jamsostek demi melindungi seluruh karyawan atau tenaga kerjanya,” pungkasnya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kantor Cabang Nusa Tenggara Timur Direktur Wilayah, Christian Natanael Sianturi menyatakan dukungannya terhadap terjalinnya kerja sama antara BPJamsostek dengan Hiswana Migas.

“Sudah menjadi hak setiap pekerja untuk mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan, maka penandatanganan ini adalah salah satu langkah yang baik dan menjadi bukti bahwa negara hadir untuk melindungi semua pekerja dan keluarganya,” pungkasnya. (*/aln)

Komentar

Berita lainnya BISNIS

Populer

To Top