Perhatian Warga Kota Kupang! Patuhi Peringatan Wawali Saat Nataru | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Perhatian Warga Kota Kupang! Patuhi Peringatan Wawali Saat Nataru


Wawali Kupang, dr. Hermanus Man saat diwawancari di ruang kerjanya, Selasa (26/10). (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Perhatian Warga Kota Kupang! Patuhi Peringatan Wawali Saat Nataru


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Perayaan Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) di Kota Kupang, akan tetap dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, daerah-daerah yang merayakan hari raya Natal dan Tahun Baru, harus tetap dijaga ketat.

“Sesuai instruksi tersebut maka untuk kegiatan ibadah Natal dan Tahun Baru diperbolehkan tetapi tidak ada kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Masih tersisa 1 bulan terakhir, kita akan terus evaluasi,” kata Wakil Wali (Wawali) Kota Kupang, dr. Hermanus Man saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (26/10).

Situasi di Kota Kupang memang saat ini terkendali dengan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Namun kondisi ini jangan sampai membuat masyarakat lengah dan terlena.

“Bisa saja karena kelalaian dan euforia berlebihan maka muncul virus varian baru. Karena itu, kita harus menjamin bahwa protokol kesehatan tidak kendor. Kita harus akui bahwa memang banyak pesta yang digelar dan melanggar protokol kesehatan, dan itu memang sulit dihindarkan, tetapi yang paling penting tidak ada klaster pesta,” ujar Wawali mengingatkan.

Herman Man menegaskan, jika ditemukan adanya klaster baru maka Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang akan mengeluarkan instruksi untuk melarang acara pesta.

Herman Man menjelaskan, untuk capaian vaksinasi di Kota Kupang yang sudah mencapai 81, 71 persen dosis pertama dan dosis ke dua mencapai 54, 97 persen.

Sementara itu, dalam upaya mengejar capaian vaksinasi di Kota Kupang, Pemkot terus menggencarkan kegiatan vaksinasi dengan harapan sampai akhir Desember 2021, vaksin dosis pertama harus mencapai di atas 90 persen dan dosis kedua di atas 70 persen.

“Apakah dengan capaian tersebut Kota Kupang sudah mencapai herd immunity atau belum, nantinya akan ditentukan oleh Kementerian Kesehatan RI,” tegas Herman Man.

Wawali mengaku, dalam waktu dekat, Pemkot akan menggelar rapat bersama semua Kepala Puskesmas, untuk menyiapkan data by name by address, per kelurahan, jenis vaksin kedua dan jadwal pelayanan vaksinasi bulan November dan Desember.

“Jadi misalnya jadwal Sinovac dosis kedua siapa saja sasarannya, di kelurahan mana, akan digelar vaksinasi di kelurahan tersebut. Ini nantinya melibatkan TNI dan Polri, agar jarak antara dosis pertama dan dosis kedua tidak terlalu jauh,” terangnya.

Jarak antara dosis pertama dan kedua untuk vaksin jenis Astra Zeneca, demikian Herman Man, memang sangat jauh, yakni berkisar 2 sampai 3 bulan sehingga terjadi perbedaan capaian vaksin dosis pertama dan kedua. (mg25)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top