Hasilkan SDM Pertanian Mandiri dan Kompeten, Kementan Kerja Sama dengan DU-DI | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Hasilkan SDM Pertanian Mandiri dan Kompeten, Kementan Kerja Sama dengan DU-DI


KERJA SAMA. SMK PP Negeri Kupang melakukan kerja sama dengan lima DU/DI dalam rangka mendukung peningkatan SDM Pertanian yang mandiri dan kompeten di sekolah itu. (FOTO: Humas SMK PP Neg. Kupang)

PENDIDIKAN

Hasilkan SDM Pertanian Mandiri dan Kompeten, Kementan Kerja Sama dengan DU-DI


KUPANG-Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya terus menghasilkan sumber daya manusia (SDM) pertanian yang mandiri dan kompeten. Hal ini dilakukan seiring dengan target Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang ingin membangun pertanian maju, mandiri, dan modern.

“Sektor pertanian merupakan sektor yang eksis pada saat krisis akibat pandemi Covid-9. Selain itu pertanian menjadi kekuatan negara, karena memberi makan bagi hampir 300 juta penduduk Indonesia. Ini tidak bisa ditunda, makan tidak bisa menunggu, karena makan merupakan kebutuhan vital yang tidak boleh putus,” kata Mentan SYL dalam keterangan tertulis Humas SMK PP Negeri Kupang.

Untuk membentuk SDM pertanian yang berkualitas dan siap berkarya di dunia pertanian, harus dilakukan berbagai langkah. Salah satunya kerja sama sekolah pertanian dengan dengan Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI). Kerja sama dengan DU/DI dapat meliputi program Praktik Kerja Lapangan (PKL), sinkronisasi kurikulum, kunjungan industri, hingga rekrutmen karyawan.

Mentan SYL mengatakan bahwa SDM pertanian harus dibentuk dengan karakter yang baik, ucapan yang santun, perilaku yang mencerminkan umat yang beragama, dan berkeahlian profesional serta memiliki rasa kebangsaan yang kuat. “Untuk itu diperlukan pendidikan vokasi yang menggabungkan teori dengan praktik,” tegasnya.

Hal yang sama disampaikan Kepala BPPSDM Kementan, Dedi Nursyamsi. Menurutnya, salah satu indikasi keberhasilan pendidikan vokasi adalah output atau alumninya dapat diserap oleh DU/DI.

“Pembangunan pertanian maju, mandiri, dan modern, perlu dilakukan denga penyiapan, pencetakan SDM pertanian unggulan. SDM yang kompetitif sebagai tenaga kerja pertanian andal dan unggul sebagai pengusaha pertanian milenial andal, kreatif, inovatif, professional, serta mampu menyerap lapangan pekerjaan sektor pertanian sebanyak mungkin,” paparnya.

Karena itulah SMK-PP Negeri Kupang sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPPSDMP Kementan melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan lima DU/DI serta instansi pemerintahan di bulan Oktober ini, yakni AFRO Farm, Radhisti Farm, Geng Motor Imut, Poktan Mandiri, Universitas Timor, dan Pos Kupang.

Tujuan penandatanganan ini ialah agar kedepannya dapat dilakukan kerja sama seperti program Praktik Kerja Lapang (PKL), sinkronisasi kurikulum, dan lain-lain. Penandatanganan dilakukan oleh pimpinan masing-masing UPT di lokasi tiap DU/DI. Tidak berhenti disitu, rencananya SMK-PP Negeri Kupang akan melakukan kerja sama dengan DU/DI lain.

Kepala SMK PP Negeri Kupang, Ir. Stepanus Bulu, MP mengatakan bahwa para guru mencetak generasi muda menjadi job seeker dan job creator, yaitu membentuk wirausahawan muda pertanian dan SDM yang siap bekerja di dunia usaha serta industri pertanian. Oleh karena itu, ciri pendidikan vokasi yang berhasil ialah lulusannya dapat diserap dunia usaha dan dunia industri.

“Lulusan SMK PP Negeri Kupang diharapkan menjadi pencipta lapangan kerja, wirusahawan pertanian ataupun petani milenial dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan memaksimalkan penggunaan alat mesin pertanian. Hal ini sangat penting guna menggenjot produksi pangan,” tegasnya. (*/aln)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

Populer

To Top