Bangun Inovasi Berbasis Riset dan Pengembangan IPTEKS, FST Undana Gelar Seminar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bangun Inovasi Berbasis Riset dan Pengembangan IPTEKS, FST Undana Gelar Seminar


Keluarga besar FST Undana pose bersama dengan sejumlah peserta seminar yang berlangsung di Ballroom Naka Hotel, Selasa (2/11). (FOTO: IMRAN LIARIAN/TIMEX)

PENDIDIKAN

Bangun Inovasi Berbasis Riset dan Pengembangan IPTEKS, FST Undana Gelar Seminar


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Guna membangun inovasi berbasis riset dan pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Sains (IPTEKS), Fakultas Sains dan Teknik (FST) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang menggelar seminar Nasional Sainstek (Sains dan Teknologi) 5. Seminar yang berlangsung di Ballroom Naka Hotel, Selasa (2/11) itu menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Mengusung tema “Membangun Inovasi Berbasis Riset dan Pengembangan IPTEKS dimasa Pandemi Covid-19”, seminar itu menghadirkan lima orang pembicara. Pertama, Dosen Institut Teknologi  Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Sri Fatmawati, S.Si., M.Sc., Ph.D, yang menyampaikan materi tentang Kimia Bahan Alam di Masa Pandemi Covid-19. Kedua, Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof. Ir. Suryo Purwono, MASc, PhD, IPU, ASEAN.Eng, ACPE, yang membawa materi “Membangun Inovasi Berbasis Riset dan Pengembangan IPTEKS di Bidang Energi di Masa Pandemi Covid-19.”

Ketiga, Kepala Divisi Pengembangan Translasi Produk Biofarmasi/PT Biofarma, Dr.Apt. Neni Nurainy,  S.Si, dengan materi tentang “Perkembangan dan Inovasi Sektor Bioteknologi di Industri dalam Upaya Mendukung Penanganan Pandemi Covid-19”. Keempat, Dosen FST Undana, Meksianis Zadrak Ndii, S.Si, M.Math.Sc, Ph.D., dengan materi tentang Meneropong Penyebaran Covid-19 Melalui Matematika. Kelima, PT. Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul Tbk, Firman Marpaung, membawa materi tentang Menjaga Pertumbuhan Bisnis dalam Gelombang Pandemi Covid-19.

Dekan FST Undana Kupang, Dr. Drs. Hery Leo Sianturi, M.Si yang membuka kegiatan itu dalam sambutannya mengaku sangat mendukung adanya inovasi. Dirinya berharap dengan seminar ini ada terbangun motivasi untuk berinovasi. “Pandemi Covid-19 ini tidak membatasi ruang lingkup kita untuk terus berinovasi, baik dalam pengembangan IPTEKS maupun dalam hal riset,” ungkapnya.

Sementara Ketua Panitia sekaligus Dosen Program Studi (Prodi) Kimia, Dr. Theodore Y. K. Lulan, S.Si., M. Sc., menjelaskan bahwa kegiatan seminar ini merupakan kegiatan lanjutan dari seminar-seminar sebelumnya yang telah digelar sebanyak empat kali. Seminar kali kelima ini merupakan perdana digelar secara daring. “Kita berharap dari seminar ini akan muncul inovasi-inovasi baru dalam bidang pengetahuan pengembangan IPTEKS,” harapnya.

Menurutnya, dimasa pandemi Covid-19, Perguruan Tinggi tidak bisa berjalan sendiri dalam hal riset, sehingga perlu ada kolaborasi dengan stakeholder. Seminar ini melibatkan akademisi dan dari PT. Biofarma dan PT. Sidomuncul. “Dalam masa sulit seperti kami berupaya bagaimana membangun inovasi,” ungkapnya.

Menurutnya, teknologi dan sains berperan sangat penting. Seminar ini merupakan langkah awal untuk membangun kerja sama sehingga ke depan bisa berkolaborasi dalam menghasilkan inovasi-inovasi baru. “Peserta dari kalangan mahasiswa dan dosen dari berbagai provinsi di Indonesia. Tercatat ada 234 peserta,” jelasnya.

Sekretaris Panitia yang juga Dosen Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknik Undana, Fidelis Nitti, Ph.D, menjelaskan bahwa seminar ini dilaksanakan oleh FST Undana Kupang. Menghadirkan 5 pembicara utama. Selain itu ada 48 pemakalah yang akan mempresentasikan hasil riset. Mereka tidak hanya berasal dari Kota Kupang tetapi ada juga dari perguruan tinggi lainnya di NTT, termasuk dari luar NTT. “Mayoritas seminar ini diikuti secara online,” ujarnya.

Kegiatan ini ke depannya sebagai wadah sekaligus sharing hasil penelitian terutama yang berkaitan dengan pengembangan IPTEKS. “Selain itu kita bisa berkolaborasi untuk mencapai sesuatu hasil yang lebih besar,” pungkasnya. (mg22)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

Populer

To Top