BK DPRD TTU Terima Pengaduan Korban WA Mesum, Partai Golkar Sayangkan Kejadian Ini | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

BK DPRD TTU Terima Pengaduan Korban WA Mesum, Partai Golkar Sayangkan Kejadian Ini


Ketua DPD II Partai Golkar TTU, Kristoforus Efi. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

POLITIK

BK DPRD TTU Terima Pengaduan Korban WA Mesum, Partai Golkar Sayangkan Kejadian Ini


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) secara resmi menerima pengaduan kedua korban chat bernada mesum oleh salah satu pimpinan DPRD TTU, Agustinus Tulasi, Kamis (4/11)

Laporan pengaduan yang telah diterima tersebut sementara dipelajari Tim BK DPRD TTU guna menyikapi dan menindaklanjuti laporan dari korban YD dan BT.

“Laporan dari kedua korban sudah masuk ke BK DPRD TTU dan kita sementara pelajari,” Ungkap Ketua BK DPRD TTU, Arif Talan kepada TIMEX melalui Pesan WhatsApp, Kamis (4/11).

Sementara, Ketua DPD II Partai Golkar TTU, Kristoforus Efi kepada TIMEX, Kamis (4/11) menyayangkan sikap yang dilakukan salah satu kader Partai Golkar yang saat ini menjabat sebagai pimpinan DPRD TTU.

Dikatakan, DPD Partai Golkar NTT juga telah menugaskan Wakil Ketua Bidang Organisasi untuk menangani persoalan yang dilakukan kader partai berlambang pohon beringin itu.

“Kita akan sikapi ini dan kita akan melaporkan ke pimpinan partai di tingkat provinsi dan pusat,” ungkapnya.

BACA JUGA: Sikapi WA Ajakan Mesum, Begini Tanggapan Wakil Ketua DPRD TTU

BACA JUGA: TTU Gempar, Ada WA Ajakan Mesum kepada Staf oleh Pimpinan DPRD, Ini Sikap Lakmas dan GMNI

Kristo menamakan, tindakan yang dilakukan kader Partai Golkar tersebut merupakan persoalan pribadi, namun partai tetap menyikapi persoalan ini secara transparan dan objektif.

Terkait sanksi, kata Kristo, pihaknya sebagai pimpinan partai di tingkat kabupaten tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan namun, akan melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan terkait kejadian ini.

“Kita akan panggil juga pelaku untuk klarifikasi terkait persoalan ini sehingga kita bisa melaporkan ke Pimpinan Partai di tingkat atas secara berjenjang sehingga mereka bisa memberikan keputusan yang baik dan objektif,” pungkasnya.

Sebelumnya, Beredarnya pesan singkat via WhatsApp (WA) berupa ajakan untuk berbuat mesum kepada dua orang staf Sekretariat DPRD TTU yang diduga dilakukan unsur pimpinan DPRD setempat, ternyata bukan kabar bohong alias hoax.

Agustinus Tulasi, politikus Partai Golkar yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD TTU tak menampik beredarnya WA tersebut. Bahkan secara jujur Agus Tulasi menyampaikan permohonan maaf kepada kedua staf dan keluarganya, DPRD TTU secara lembaga, dan juga Partai Golkar atas kekhilafan yang dilakukan oleh dirinya saat kunjungan kerja ke Denpasar, Bali.

“Saya merasa harus meminta maaf yang tulus kepada pihak yang merasa dirugikan atas kekhilafan saya. Sebagai manusia, saya merasa bahwa tindakan yang saya lakukan tidak patut, bukan saja karena bertentangan dengan nilai-nilai agama yang saya anut, melainkan juga berlawanan dan bertentangan dengan nilai-nilai etis, tradisi, dan budaya luhur masyarakat kita yang sangat menjunjung tinggi harkat dan martabat wanita,” ungkapnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top