Kompak, Polres dan Kodim 1625/Ngada Gelar Vaksinasi Massal | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kompak, Polres dan Kodim 1625/Ngada Gelar Vaksinasi Massal


SERAHKAN BANTUAN. Kapolres Ngada, AKBP Rio Cahyowidi saat menyerahkan bantuan kepada warga bertempat di aula Polres Ngada. Sabtu (6/11). ( FOTO. ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Kompak, Polres dan Kodim 1625/Ngada Gelar Vaksinasi Massal


BAJAWA, TIMEXKUPANG.com-Polres Ngada bersama TNI Kodim 1625/Ngada bekerjasama melakukan Bakti Sosial (Baksos) dan vaksinasi massal. Kegaiatan berlangsung di Aula Polres Ngada, Sabtu (6//11/2021.)

Kegiatan bakti sosial dan vaksinansi massal yang dilakukan pada lima titik yakni Gerai Aula Polres Ngada, Gerai Polsek So’a, Gerai Polsek Riung, Gerai Puskesmas Rawangkalo, dan Gerai Puskesmas Lengkosambi.

Sedikitnya 880 dosis vaksin Coronavac dilayani dalam giat vaksinasi massal kali ini. Sasarannya para tokoh agama dan tokoh masyarakat, para remaja usia 12 – 18 tahun, kepada para pelayan publik dan masyarakat usia 19 tahun sampai 58 tahun dan lansia usia 59 tahun ke atas.

Berdasarkan data yang diterima TIMEX, kegiatan vaksinasi di gerai aula Polres Ngada, menyasar sasaran 500 orang, Gerai Polsek Soa Polres Ngada target 150 orang, gerai Polsek Riung Polres Ngada, target 150 orang, Gerai Puskesmas Rawangkalo Polres Ngada target 40 orang, dan Gerai Puskesmas Lengkosambi Polres Ngada dengan sasaran 40 orang.

Kegiatan dihadiri Forkompimda, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, remaja masjid, pengurus OMK, pengurus jemaat gereja Protestan, dan para pengurus PHDI Ngada.

Kegiatan vaksinasi massal melibatkan para petugas vaksinator, medis dan para medis dari unsur Dinas Kesehatan Ngada, Petugas Puskesmas di tiga Kecamatan, Petugas Kesehatan Urkes Polres Ngada dan Petugas Kesehatan Kodim 1625/Ngada.

Kapolres Ngada, AKBP Rio Cahyowidi, S.I.K.,M.I.K dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (6/11) mengungkapkan harapan dan target vaksinasi Kabupaten Ngada dapat lebih cepat ditingkatkan, termasuk dukungan percepatan system input data untuk pemenuhan target maksimal.

“Sudah dijelaskan oleh Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri bahwa target Pemerintah secara nasional akhir tahun ini harus mencapai 7 persen,” tegasnya.

Di Kabupaten Ngada sendiri tercatat ada sejumlah kendala untuk di sejumlah wilayah tertentu susah signal, sehingga pada saat vaksinasi tidak bisa input data secara langsung atau secara online. Total data vaksinasi di Kabupaten Ngada sudah mencapai sekitar 49 persen namun kendala input data, saat ini Ngada masih terbaca sekitar 47 persen,,” tutupnya. (*)

Penulis: Saver Bhula

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top