Tanpa Menunggu, BPBD Rote Ndao Salurkan Bantuan Seroja | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tanpa Menunggu, BPBD Rote Ndao Salurkan Bantuan Seroja


ARAHAN. Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu didampingi Wabup Stefanus M. Saek memberi arahan, sesaat sebelum melakukan penyaluran secara simbolis kepada penerima manfaat bantuan Seroja, Selasa (9/11). (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Tanpa Menunggu, BPBD Rote Ndao Salurkan Bantuan Seroja


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu langsung memerintahkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rote Ndao untuk langsung menyalurkan bantuan Seroja kepada warga terdampak kerusakan berat setelah diterima dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT.

Menyikapi itu, tanpa menunggu lama, Kepala BPBD Rote Ndao, Diksel Haning langsung mengatur jadwal dan mulai menyalurkan bantuan itu, Kamis (11/11). Bantuan tersebut merupakan sumbangan warga NTT dan beberapa pemerintah provinsi di Indonesia. Warga Rote Ndao terdampak parah bencana Seroja yang menerima bantuan ini berjumlah 117 keluarga. Mereka mendapat bantuan berupa material bangunan.

Terdapat 50 desa yang menjadi sasaran penyaluran bantuan tersebut. Ke-50 desa terdampak itu tersebar di 10 dari total 11 kecamatan di pulau terselatan Indonesia itu. Dari semua kerusakan yang diakibatkan oleh badai Siklon Tropis Seroja pada awal April 2021, hanya Kecamatan Ndao Nuse yang tidak terdampak parah.

Sementara Kecamatan Rote Barat Daya paling banyak desa yang terdampak bencana ini. Terdapat 13 desa terdampak parah badai Seroja. Kemudian di Kecamatan Lobalain dengan 6 desa dan 2 kelurahan, serta Kecamatan Rote Timur 7 desa dan 1 kelurahan.

Selanjutnya, 6 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Rote Barat Laut, dan 5 desa di Kecamatan Pantai Baru. 3 desa di Kecamatan Rote Barat, dan masing-masing 2 desa di Kecamatan Rote Selatan dan Rote Tengah. Kemudian 1 desa di Kecamatan Landu Leko dan Loaholu.

Penyaluran bantuan telah dilakukan secara simbolis oleh Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, kepada 10 penerima manfaat, Selasa (9/11) di pelataran kantor bupati. Selanjutnya penyaluran dilakukan BPBD Rote Ndao dengan mengantar langsung bahan bangunan berupa, seng, paku, dan juga kayu ke rumah keluarga penerima manfaat (KPM).

“Bantuan ini didapat dari Pemerintah Provinsi, tapi bukan dari APBD. Dan ini merupakan sumbangan dari orang-orang yang punya perhatian kepada masyarakat dan juga pihak ketiga,” kata Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, saat menyalurkan secara simbolis kepada 10 keluarga penerima manfaat di Kantor Bupati, Selasa (9/11).

“Jumlah sumbangan yang terkumpul sebanyak Rp 10 miliar lebih, dan dibagi ke 20 kabupaten/kota. Dan bersyukur bahwa kita Rote Ndao yang lebih duluan menerima bantuan ini,” sambung Bupati Paulina seraya berharap bantuan ini dapat diterima dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan. “Karena ini merupakan berkat yang diberi Tuhan melalui tangan orang-orang yang berkecukupan sehingga bisa berbagi dengan kita di sini,” ungkapnya.

BACA JUGA: Pemprov NTT Mulai Salurkan Bantuan Seroja, Rote Ndao Penerima Pertama

BPDB Kabupaten Rote Ndao bertekad seluruh bantuan tuntas disalurkan dalam bulan ini sehingga mereka telah mengatur jadwal agar tidak mengalami hambatan. Pasalnya, dalam beberapa hari ini, hujan sudah mulai mengguyur wilayah Kabupaten Rote Ndao. Sehingga selain mempercepat proses penyaluran, bahan-bahan material yang disumbangkan tidak diambil sendiri oleh masing-masing penerima.

“Kami harus percepat, karena ada juga kerusakan yang belum diperbaiki, sementara hujan sudah mulai turun. Paling lama akhir bulan ini sudah selesai. Karena penerima tunggu di tempat dan kami yang antar,” kata Kepala Pelaksana BPBD Rote Ndao, Diksel S. Haning kepada TIMEX.

Diksel menyebutkan, penyaluran bantuan ini dimulai dari Kecamatan Rote Timur, Kamis (11/11). Titik penyaluran di 7 desa dan 1 kelurahan. Yakni Desa Batefalu, Hundihopo Lakamola, Matane, Papela, Pengodua, Serubeba dan Kelurahan Londalusi, yang dilanjutkan di Kecamatan Landu Leko, di Desa Bolatena.

“Hari pertama penyaluran di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Rote Timur dan Landu Leko. Ada 8 desa dan 1 Kelurahan, dengan 27 keluarga penerima manfaat,” kata Diksel.

Untuk Kecamatan Pantai Baru, karena wilayahnya cukup luas, sehingga 1 hari full di sana, yaitu di hari Jumat (12/11). Jumlahnya ada 8 KK di 5 desa, yaitu Keoen, Tungganamo, Nusakdale, Oeledo dan Sonimanu.

Selanjutnya, masih kata Diksel, penyaluran di Kecamatan Rote Tengah (2KPM) dan Rote Selatan (9 KPM) yang dilakukan pada hari Sabtu (13/11). Dan pada keesokan harinya, Minggu (14/11) Diksel, menargetkan sebanyak 23 KPM di Kecamatan Lobalain, menerima bantuanya.

Kemudian, lanjut Diksel, untuk 9 KPM di Kecamatan Rote Barat Laut, dan 1 di Kecamatan Loaholu, dilakukan penyaluran pada Senin (15/11) yang tersebar di 8 desa dan 1 Kelurahan. Sedangkan 31 KPM di Kecamatan Rote Barat Daya dilakukan pada Selasa (16/11) dan Rabu (17/11) dilanjutkan penyaluran ke 5 KPM di Kecamatan Rote Barat.

“Penyaluran terakhir untuk 5 keluarga dari 3 desa, di Kecamatan Rote Barat, yaitu Desa Bo’a, Mbueain dan Oelolot. Jadwalnya kami buat demikian, tapi bisa juga berubah sewaktu-waktu,” kata Diksel. (mg32)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top