Unggul Telak, Erikos Rede Wabup Ende Terpilih | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Unggul Telak, Erikos Rede Wabup Ende Terpilih


COBLOS. Ketua DPRD Ende, Transaksi Taso memperlihatkan suara suara yang telah dicoblos untuk dimasukan ke kotak suara dalam pemilihan Wabup Ende di kantor DPRD setempat, Kamis (11/10). (FOTO: LEXI SEKO/ENDE)

POLITIK

Unggul Telak, Erikos Rede Wabup Ende Terpilih


ENDE, TIMEXKUPANG.com-Sorak sorai dan gemuruh pendukung Erikos Emanuel Rede menyambut kemenangannya sebagai Wakil Bupati (Wabup) Ende terpilih dalam Sidang Paripurna Istimewa dengan agenda tunggal Pemilihan Wabup Ende.

Hasil perhitungan suara menempatkan politikus Partai NasDem ini diurutan pertama pemungutan suara dengan meraih 23 suara.

Erikos unggul jauh dari pesaingnya dr. Domi Mere seperti yang dibacakan oleh anggota panitia Vinsensius Sangu dengan meraih 6 suara.

Seperti diketahui, setelah menunggu cukup lama, akhirnya Kamis (11/11) bertempat di ruangan rapat Paripuna dilakukan Pemungutan suara Wabup Ende sisa masa jabatan periode 2019- 2024.

Rapat Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Ende Fransiskus Taso. Hadir Wakil Ketua DPRD Ende Didimus Toki, Bupati Djafar Achmad, juga unsur Forkompinda atau pejabat yang mewakili.

Hadir juga Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ende dan keluarga para calon.

Rapat Paripurna XIII tersebut dengan agenda Pemungutan Suara, Penghitungan Suara dan Penetapan Wabup Ende terpilih sisa masa jabatan 2019-2024 Masa Sidang I DPRD Ende

Sebelumnya pada pukul 09.05 calon Wabup Ende dr. Domi Mere tiba lebih dahulu di kantor DPRD Ende. Bersama pimpinan dan pengurus DPD partai Golkar kabupaten Ende dan keluarga.

Menyusul setengah jam kemudian Erikos Emanuel Rede bersama anggota Partai Nasdem dan keluarga besarnya.

Sesaat sebelum melakukan pemungutan suara, Ketua Fraksi Golkar Maria Margaretha Sigasare melakukan interupsi soal kondisi anggota DPRD Ende Baltasar Sayelatua yang dalam keadaan sakit yang juga turut hadir.

Menurut dia, jika terjadi dengan yang bersangkutan pihaknya tidak bertanggung jawab.

Ketua DPRD Ende Fransiskus Taso lalu memberikan kesempatan kepada anggota yang bersangkutan untuk memberi tanggapan.

“Atas rasa tanggung jawab terhadap warga masyarakat saya siap untuk melakukan pencoblosan,” ujar Baltasar disambut tepuk tangan hadirin.

Selanjutnya panitia melakukan pembukaan kotak suara dan didampingi oleh para saksi dari partai pendukung dan menunjukan kepada hadirin. Dan selanjutnya melakukan proses persiapan.

Sekretaris Panitia Pemilihan Wabup Ende Oktavianus Moa Mesi memandu lalu menunjukkan surat suara yang masih tersegel didampingi para saksi dan dihitung oleh anggota panitia lainnya dan terhitung 29 surat suara.

Proses pemilihan bupati dimulai dengan Ketua DPRD Ende Fransiskus Taso diikuti Wakil Ketua DPRD Ende Didimus Toki.

Selanjutnya anggota DPRD Ende Baltasar Sayelatua dalam kondisi sakit.

Meski dengan tertatih dan didampingi keluarga, dia menyelesaikan proses pencoblosan. Selanjutnya pencoblosan diikuti oleh anggota DPRD Ende lainnya hingga terakhir anggota DPRD dari Demokrat Virgilius Kami.

Suasana hening dan tegang terasa saat para anggota DPRD Ende satu persatu memasuki bilik suara dan melakukan pencoblosan.

Setelah pencoblosan dilakukan penghitungan surat suara. Namun sebelumnya ketua DPRD Ende Fransikus Taso menawarkan untuk break sejenak sekitar 5 menit sebelum penghitungan surat suara dan disetujui oleh anggota DPRD Ende lainnya.

Pukul 10.48 WITA setelah dicabut skorsing kemudian dilakukan penghitungan suara. Dipandu langsung oleh ketua Panitia Pemilihan Wakil Bupati Orba Kamu Ima.

Untuk diketahui pengamanan dalam rangka pemilihan wakil Bupati cukup ketat.

Melibatkan, pihak kepolisian Polres Ende,Satuan Polisi Pamong Praja.Juga terlihat Dinas Perhubungan yang mengatur lalu lalang arus kendaraan. (Kr7)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top