Dukung Pembangunan di Malaka, Bank NTT Siap Beri Pinjaman ke Pemkab | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dukung Pembangunan di Malaka, Bank NTT Siap Beri Pinjaman ke Pemkab


BAHAS PINJAMAN DAERAH. Kepala Cabang Bank NTT Betun, Yuan Taneo (kedua kiri) foto bersama unsur pimpinan di Pemkab Malaka usai mempresentasikan mekanisme pinjaman daerah, Rabu (10/11). (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Dukung Pembangunan di Malaka, Bank NTT Siap Beri Pinjaman ke Pemkab


BETUN, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka bersama Bank NTT melakukan koordinasi untuk melakukan peminjaman demi meningkatkan infrastruktur serta sarana-prasarana di wilayah itu.

Kepala Cabang Bank NTT Betun, Yuan Nerda A. Taneo kepada TIMEX, Rabu (10/11) menjelaskan, kehadiran Bank NTT sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) punya kewajiban mendukung pemerintah dalam upaya mempercepat pembagunan.

“Saat ini kita dihadapkan dengan kondisi Covid-19, yang menyebabkan keuangan daerah mengalami keterbatasan akibat adanya refocusing. Disisi yang lain, standar pelayanan kepada masyarakat tetap, bahkan lebih tinggi karena pandemi ini. Untuk itu, Bank NTT hadir untuk ikut membantu pemerintah guna mendukung proses pembangunan yang diprogramkan,” ungkap mantan Kepala Cabang Bank NTT Waikabubak, Sumba Barat ini.

Yuan Taneo mengatakan, Pemkab Malaka sedang mencoba menggali suatu potensi keuangan guna mendukung proses pembangunan dengan melakukan pinjaman daerah. “Yang kita lakukan ini bukan hal baru. Secara regulasi, sudah ada dan sudah dilakukan oleh beberapa kabupaten di NTT, termasuk Pemprov NTT juga. Ini tujuannya untuk mempercepat proses pembangunan dan meberikan pelayanan kebutuhan kepada masyarakat,” jelasnya.

Yuan mengaku pihaknya sudah berdiskusi dengan BP4D Kabupaten Malaka, Remigius Asa dan Badan Keuangan Daerah, Aloysius Werang terkait proses pinjaman daerah ini.

“Pada prinsipnya kita tidak mendahului Bapak Bupati dan legislatif, tetapi kita optimis bisa karena secara teknis keuangan kita cukup. Kami sebagai eksekutor siap mendukung pemerintah dan hal-hal lainnya,” kata Yuan.

Yuan menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Malaka yang telah mempercayakan Bank NTT untuk mendukung proses pembangunan di wilayah itu melalui pinjaman daerah.

Sementara itu, Asisten III Setda Malaka, Yoseph Parera mengatakan, Pemkab Malaka merencanakan untuk melakukan pinjaman daerah. Bank NTT sebagai bank yang mendukung pembangunan, hadir untuk mempresentasikan berbagai hal tentang syarat dan bersaran pinjaman, besaran bunga, tentang kemampuan keuangan daerah untuk membayar. “Bahkan sampai pada larangan-larangan yang nantinya tidak boleh dilakukan Pemda jika Pemda melakukan peminjaman melalui Bank NTT,” ungkap Yoseph.

Saat ditanyai terkait rencana besaran pinjaman yang akan dilakukan Pemkab Malaka, Yoseph menyebutkan bahwa sesuai rencana awal, Pemkab Malaka akan meminjam senilai Rp 50 miliar. Namun besaran ini baru gambaran awal dari pemerintah dan Bank NTT. Nanti akan ada keputusan dari Bupati yang tentunya melalui dukungan politik DPRD Malaka.

Yoseph menjelaskan, besaran pinjaman ini diajukan dengan alasan dalam rangka membangun infrastruktur, sarana dan prasarana di Malaka.

“Kita tahu bahwa Malaka merupakan kabupaten baru, dan belum bisa buat apa-apa. Oleh karena itu dukungan dari stakeholder sangat dibutuhkan untuk membangun Malaka. Salah satunya mendukung pembangunan perkantoran Pemerintah Kabupaten Malaka,” ungkap Yoseph.

Yoseph menambahkan, merujuk keuangan pemerintah daerah, pinjaman maksimal Pemkab Malaka saat ini berada pada besaran Rp 145 miliar saja. Namun Bank NTT siap memberi peminjaman hingga Rp 1 triliun. (mg30)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top