Lantik Emanuel Daok Nahak jadi Pj. Kades Litamali, Ini Pesan Bupati Simon | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Lantik Emanuel Daok Nahak jadi Pj. Kades Litamali, Ini Pesan Bupati Simon


LANTIK KADES. Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH., MH saat melantik Emanuel Daok Nahak sebagai Pj. Kades Litamali, Kecamatan Kobalima di ruang rapat Bupati Malaka, Selasa (9/11). (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Lantik Emanuel Daok Nahak jadi Pj. Kades Litamali, Ini Pesan Bupati Simon


BETUN, TIMEXKUPANG.com-Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH., MH melantik Emanuel Daok Nahak sebagai Penjabat Kepala Desa (Pj. Kades) Litamali, Kecamatan Kobalima di ruang rapat Bupati Malaka, Selasa (9/11). Emanuel dilantik mengantikan Vinsensius Manek yang berhalangan tetap.

Bupati Simon dalam sambutannya saat melantik Emanuel mengingatkan kepada Pj Kades itu untuk selalu rendah hati dan melayani masyarakat dengan hati.

“Terima masukan atau kritikan yang membangun dan memberikan manfaat bagi wilayah dan masyarakat. Ajaklah seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama membangun wilayah yang kita cintai bersama ini,” pesan Bupati Simon.

Bupati Simon juga meminta sang Pj Kades untuk tidak menciptakan perbedaan dalam hal pelayanan kepada masyarakat. Berikan pelayanan yang merata untuk seluruh masyarakat.

“Setiap kali dalam acara pelantikan, saya selalu tekankan bahwa politik pemilihan di desa ataupun pilkada telah selesai, sehingga yang harus ditanamkan adalah kebersamaan untuk membangun. Hilangkan semua sentimen politik karena itu hanya merugikan. Tidak menguntungkan. Jadilah pelayan masyarakat dengan mengedepankan netralitas,” ujar Bupati bergelar doktor hukum pidana ini.

Bupati Simon juga memberikan catatan penting untuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) agar memberikan perhatian serius atas beberapa hal. Pertama, jikalau ada Pj Kades yang berhalangan tetap dan tidak menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, maka yang harus diangkat adalah sekretaris desa.

“Supaya tidak ada kasak kusuk atau gonjang ganjing mengenai siapa yang akan menjadi pengganti kepala desa. Dan harus berlaku mulai dari saat ini,” tegasnya.

Kedua, agar Pj Kades menjabat sampai akhir tahun sehingga tidak ada pengaruhnya terhadap laporan pertanggungjawaban keuangan.

“Kalau kita mengganti Penjabat Kepala Desa dipertengahan atau satu dua bulan di akhir tahun, akan berakibat pada pertanggungjawaban laporan keuangan dan kinerja serta administras lainnya. Selain politik, pergantian seorang penjabat harus juga memperhatikan dimensi anggaran dan hukumnya,” tandasnya.

Penulis buku Pidana Pajak ini pun mengutarakan, selama dirinya menjadi pemimpin di Malaka, mekanisme audit anggaran akan tetap ditempuh.

“Sehingga kepada seluruh aparatur daerah yang dipercaya untuk memimpin agar menggunakan anggaran sesuai dengan manfaat dan peruntukkannya. Saya mau kita kerja dengan jujur dan ada kendala yang ditemui, segera cari solusinya bersama pimpinan yang lebih tinggi,” tukasnya.

Hadir dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut antara lain para Asisten Setda Malaka, Pimpinan Perangkat Daerah dan Camat Kobalima. Bertindak sebagai saksi rohaniwan adalah Deken Malaka, Romo Edmundus Sako, Pr. (mg30)

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

Populer

To Top