BPNB Bali Kembangkan Komunitas Teater di Mabar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

BPNB Bali Kembangkan Komunitas Teater di Mabar


Peserta komunitas seni teater tampak serius mengikuti kegiatan workshop BPNB Bali di Hotel Bintang Flores, Labuan Bajo. (FOTO: Hans Bataona/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

BPNB Bali Kembangkan Komunitas Teater di Mabar


LABUAN BAJO, TIMEXKUPANG.com-Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan, Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Bali menggelar kegiatan workshop pengembangan komunitas teater yang berlangsung di Hotel Bintang Flores, Labuan Bajo, 13 – 15 November 2021.

Kegiatan ini menghadirkan peserta sekitar 50 orang dengan nara sumber Sir Ilham Jambak, Aktor Lab Teater Ciputat Jakarta serta Rama Taharani, Produser Seni Pertunjukan.

Kepala BPNB Provinsi Bali, I Made Dharma Suteja kepada TIMEX di aula hotel itu mengatakan, kegiatan ini mendukung program Labuan Bajo sebagai destinasi super premium yang dicanangkan pemerintah pusat. Untuk memajukan kebudayaan tidak bisa terlepas satu persatu dan salah satu yang belum tersentuh adalah seni teater. “Khusus seni teater harus disatukan karena potensi kaum muda sangat besar di bidang seni,” ujarnya.

Kegiatan ini, lanjutnya, mengoneksikan kemampuan dan potensi anak-anak muda dengan menghadirkan peserta kelompok komunitas seni teater dari tiga kabupaten, yakni Manggarai, Manggarai Timur, dan Manggarai Barat.

Menurutnya, ini penting agar menjadi satu kesatuan seni teater tradisional bahkan kontemporer untuk bisa menjaga dan melestarikan ke depannya. “Peserta ini adalah kaum muda yang bisa berkreasi untuk seni kontemporer jangka panjang,” jelasnya.

Made Suteja menambahkan, seni teater perlu dilihat sebagai seni yang sangat strategis untuk memberikan pesan-pesan sosial masyarakat. Kalau ada kritik-kritik sosial harus dilihat secara elegan, jangan dilihat sebagai pagar yang memberikan batasan dan sekat-sekat sosial.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kata Made, segala ilmu seni teater dengan nara sumber dan instruktur dari Jakarta ini bisa dicerna dengan baik oleh peserta ini. “Mereka harus berperan sebagai agen yang bisa mengajarkan seni teater ini ke desa-desa,” harapnya.

“Kegiatan ini akan berlanjut di tempat kerja mereka masing-masing yang nanti akan kita dampingi terus. Ini hanya awal. Nanti kegiatan yang sama akan digelar di daerah lainnya dalam wilayah NTT ini,” sambung Made.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mabar, Chrispinus Miamis dalam kesempatan itu mengaku, kesenian khususnya seni teater kini sedang dalam perhatian khusus instansinya setelah melihat banyak potensi anak muda di daerah ini.

Chrispinus menjelaskan, dalam agenda dinas tahun 2022 akan digelar pelatihan teatrikal untuk tingkat SMP dan SMA/SMK. “Kita lihat potensi ada di sekolah-sekolah di Labuan Bajo ini karena di sekolah-sekolah juga ada kelompok teater sehingga kita harus mulai dari sana,” tegasnya. (Krf7)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top